detikNews
2019/11/20 20:00:36 WIB

Round-Up

Terungkapnya 'Pengantin' Bom di Instansi Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Terungkapnya Pengantin Bom di Instansi Pemerintah Menag Fachrul Razi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi buka-bukaan soal adanya orang yang bekerja di instansi pemerintah siap menjadi 'pengantin' bom bunuh diri. Fachrul pun bersyukur hal itu bisa terungkap sehingga tidak menimbulkan korban.

Hal tersebut disampaikan Fachrul saat memberi sambutan dalam acara Sarasehan Bintalad TA 2019 di Mabes AD Binas Pembinaan Mental, Jalan Kesatrian VI, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019).

"Saya masih ingat salah satu teman, pimpinan di sebuah instansi yang hukum juga, mengatakan kepada saya, mohon maaf di depan sidang kabinet terbatas, 'Pak, kalau di saya, harus saya akui, malah ada yang sudah siap menjadi 'pengantin' dan malah perempuan lagi,'" kata Fachrul.

"Untung terungkap. Kalau nggak terungkap, bagaimana bahayanya. Dia berada di lingkaran dekat kita, tahu-tahu dia siap jadi 'pengantin'," sambungnya.



Dia bersyukur si 'pengantin' bisa diungkap sebelum aksi yang berbahaya terjadi. Fachrul mengingatkan semua orang waspada karena bisa saja ada orang yang biasa di sekitar kita tapi ternyata sudah bersiap jadi 'pengantin'.

"Mungkin kita lihat dia dadanya keliatan membusung, seksi, padahal di dalam dadanya itu mungkin ada sesuatu yang disembunyikan. Tiba-tiba meledak di dekat pimpinan," ucap Fachrul.



Fachrul kemudian menyinggung pernyataan mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, yang menyebut kurang-lebih 3 persen anggota TNI terpapar paham radikal (Rabu, 19/6). Dia mengatakan TNI harus memaknai itu sebagai peringatan agar terus berupaya menangkal paham radikal di lingkup internal lembaganya.

"Jadi nggak usah juga kita mengatakan kita bersih. Jadi saya sependapat peringatan Menhan atau mantan Menhan itu hendaknya jadi kewaspadaan kita bersama," tuturnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com