detikNews
Rabu 20 November 2019, 18:50 WIB

Jokowi: Tambang Tak Bisa Diperbarui, Manajemennya Harus Ramah Lingkungan

Andhika Prasetia - detikNews
Jokowi: Tambang Tak Bisa Diperbarui, Manajemennya Harus Ramah Lingkungan Jokowi di Indonesian Mining Association Award 2019 (Hendra Kusuma/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa hasil tambang merupakan sumber daya alam (SDA) yang tidak bisa diperbarui. Jokowi meminta manajemen tambang ramah terhadap lingkungan.

"Saya ingin mengingatkan bahwa yang namanya tambang berasal dari sumber daya alam yang tidak bisa kita perbarui sehingga, sekali lagi, manajemennya harus betul-betul ramah lingkungan," ujar Jokowi dalam acara Indonesian Mining Association Award 2019 di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (20/11/2019).



Jokowi menyoroti masalah pengurasan SDA yang berakibat kerusakan lingkungan. Dia mengajak semua pihak menjaga kelestarian lingkungan.

"Saya melihat masih banyak kerusakan lingkungan karena pengurasan sumber daya alam yang begitu sangat cepat sehingga ini saya minta kita bersama-sama menjaga (dari) kerusakan lingkungan karena eksplorasi yang begitu banyak di negara kita," kata Jokowi.



Jokowi juga mempertanyakan masih adanya ekspor bahan baku baterai mobil listrik. Ketimbang ekspor, Jokowi meminta Indonesia memproduksi baterai litium (Li-ion) untuk mobil listrik.

"Mobil listrik kuncinya ada di baterai. Kalau kita bahan dan barangnya ada, ngapain kita ekspor. Teknologinya belum ada, ya gandeng yang punya teknologi dan jadikan partner. Jangan sampai kita tidak mau berpartner dengan mereka. Jadikan partner sehingga betul-betul kita bisa memproduksi lithium battery," ucap Jokowi.
(dkp/haf)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com