Pro-Airlangga: Aklamasi Itu Hasil Akhir, Proses Tetap Musyawarah Mufakat

Pro-Airlangga: Aklamasi Itu Hasil Akhir, Proses Tetap Musyawarah Mufakat

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 16:40 WIB
Ahmad Doli Kurnia (Foto: Rolando FS/detikcom)
Ahmad Doli Kurnia (Foto: Rolando FS/detikcom)
Jakarta - Loyalis Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara terkait polemik aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar. Plt Ketua DPD I Sumut Ahmad Doli Kurnia mengatakan aklamasi dalam munas nantinya merupakan hasil akhir dan bukan proses pemilihan.

"Saya pikir begini, aklamasi itu kan hasil akhir. Harus dipahami itu bukan sesuatu yang... bukan hanya judul ketika seluruh peserta munas itu memberikan pada satu orang, itu yang disebut aklamasi," kata Doli di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2019).

Doli pun menyebut dalam munas nantinya tetap ada proses pemilihan. Dia pun mengatakan Munas Golkar nantinya dilalui secara musyawarah mufakat.


"Nah, ada proses dukungan dan ada proses pemilihan terhadap itu. Jadi itu sesuatu yang biasa saja dalam proses demokrasi. Nah, bahwa dilalui dengan musyawarah mufakat, kan artinya orang-orang sama-sama memilih satu orang yang sama," ujarnya.

Lebih lanjut Doli mengatakan nantinya yang terjadi di munas bergantung pada para peserta. Jika semua peserta munas menyetujui Airlangga menjadi ketum, menurutnya, hal itu demokratis.

"Jadi saya kira semua tergantung pada peserta munas. Kalau peserta munas semuanya menyetujui satu orang, yaitu Pak Airlangga, yang kita usung jadi ketum, ya sekali lagi itu sesuatu yang juga demokratis gitu dan kita lihat kemarin di rapimnas, mayoritas mendukung Pak Airlangga," sebut Ketua Komisi II DPR tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2