Isap Kokain Bareng Manajer Club di Canggu Bali, WN Ausie Diadili

Isap Kokain Bareng Manajer Club di Canggu Bali, WN Ausie Diadili

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 15:27 WIB
WN Australia disidang di PN Denpasar karena kokain, Rabu (20/11/2019) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom
WN Australia disidang di PN Denpasar karena kokain, Rabu (20/11/2019) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom
Denpasar - Warga negara (WN) Australia William Roy Astilero Cabantog (36) didakwa bersama-sama dengan David Dirk Johanes Van Iersel (38) menggunakan narkotika. Keduanya menggunakan kokain di kelab malam di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali.

"Bahwa terdakwa William Roy Astilero Cabantog secara bersama- sama dengan saksi David Dirk Johanes Van Iersel di Lost City Club, Badung secara tanpa hak atau melawan hukum, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman berupa satu plastik klip berisi serbuk putih mengandung kokain dengan berat bersih 1,12 gram," kata jaksa penuntut umum Made Ayu Citra Maya Sari di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (20/11/2019).

Keduanya ditangkap Jumat (19/7) pukul 02.30 Wita. Saat itu polisi dari Polresta Denpasar melakukan penggeledahan di kelab malam tempat David Van Iersel bekerja sebagai manajer kelab malam.




Polisi melakukan penggeledahan terhadap terdakwa. Terdakwa saat itu menyerahkan satu klip berisi serbuk putih mengandung kokain

Williiam menurut jaksa memberikan kokain kepada David Dirk di ruang kerja David.

"Untuk dikuasai secara bersama-sama oleh terdakwa dan saksi David Dirk Johanes Van Iersel di mana sisanya disimpan oleh terdakwa di dalam saku celana saksi William Roy Astilero Cabantof," papar jaksa Maya.

Setelahnya polisi menggeledah motor yang disewa William. Dalam bagasi motor ditemukan timbangan elektrik, dua plastik klip kosong yang diakui sebagai milik William.

WN Australia disidang di PN Denpasar karena kokain, Rabu (20/11/2019)WN Australia disidang di PN Denpasar karena kokain, Rabu (20/11/2019) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom



William sambung jaksa mengaku membeli kokain dari Joel yang kini diburu polisi. William mengaku menggunakan kokain sejak usia 20 tahun di Australia.

"Terdakwa bersama-sama saksi David Kirk secara bergantian menggunakan uang sebagai sarana untuk menyedot kokain tersebut yang mana setelah memakai kokain tersebut perasaan terdakwa menjadi lebih tenang dan senang," papar jaksa Maya.

Dari hasil uji laboratorium urine keduanya positif mengandung kokain. Keduanya dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




Tonton juga video Bejat! Terinspirasi Film Porno, Guru Ajak Murid Threesome:

[Gambas:Video 20detik]

(ams/fdn)