Sebelum Penggusuran, Pemprov DKI Sulit Kuras Saluran Air di Sunter

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 14:27 WIB
Lokasi penggusuran Sunter (Pradita Utama/detikcom)
Lokasi penggusuran Sunter (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Sejumlah bangunan di Sunter digusur oleh Pemkot Jakarta Utara dengan alasan saluran air tidak terkoneksi karena tertutup bangunan. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini mengatakan pihaknya akan melakukan pengurasan setelah penggusuran.

"Kami harapkan, kalau setelah itu tidak ada, ya kami kuras, karena selama ini kami mau melakukan pengurasan agak susah karena di atasnya ada hunian," ujar Juaini di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (20/11/2019).



Juaini mengatakan selama ini rumah warga di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII itu berada di atas saluran air. Menurutnya, hal ini membuat distribusi air menjadi terganggu dan dapat mengakibatkan genangan.

"Itu kan sebetulnya aset kami. Kalau saluran dihuni warga, nanti kan distribusi airnya jadi terganggu, bisa mengakibatkan genangan ataupun banjir," ujar Juaini.



Menurutnya, dengan penggusuran tersebut, tidak ada lagi bangunan di atas saluran air, sehingga hal tersebut mempermudah pembersihan saluran air.

"Dengan adanya mungkin pergeseran dari bangunan-bangunan yang ada, kami supaya bisa mengelola saluran, supaya bersihinnya lebih mudah," kata Juaini.

"Supaya lebih mempermudah melakukan pembersihan, memang di atasnya tidak ada bangunan," sambungnya.





Tonton juga video Polemik Penggusuran, Warga Tagih Janji Anies Baswedan:

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/imk)