Disorot Ombudsman, Ini Alasan Kemenhan Larang Wanita Hamil Daftar CPNS

Disorot Ombudsman, Ini Alasan Kemenhan Larang Wanita Hamil Daftar CPNS

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 14:24 WIB
Gedung Kementerian Pertahanan (Grandyos Zafna/detikcom)
Gedung Kementerian Pertahanan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menerima banyak keluhan terkait proses seleksi CPNS. Salah satunya terkait larangan wanita hamil melamar menjadi calon CPNS di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Berikut ini penjelasan Kemenhan.

Berdasarkan pengumuman tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemenhan 2019, yang terlampir di situs resmi, pelamar wanita memang tidak boleh dalam keadaan hamil saat mengikuti seleksi CPNS. Aturan ini termuat dalam Persyaratan Khusus poin f:

f. Bagi pelamar wanita tidak dalam keadaan hamil pada waktu melamar dan seleksi.


Kemenhan pun memberikan penjelasannya terkait aturan wanita hamil yang dilarang ikut seleksi CPNS. Kemenhan menyebut aturan ini dibuat karena nanti, setelah seleksi administrasi, akan ada beberapa tes lain, mulai tes psikologi hingga kesegaran jasmani.

"Karena nanti kalau sudah lulus administrasi ada tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) yaitu: 1. Mental Ideologi (MI); 2. Psikologi; 3. Kesehatan dan 4. Kesegaran Jasmani (Garjas)," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) Brigjen TNI Totok Sugiharto saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).


Atas pertimbangan tes SKB itu, Kemenhan pun melarang wanita hamil ikut melamar. Sebab, salah satu tes SKB, yakni tes kesegaran jasmani, mengharuskan peserta ikut giat lari.

"Kalau peserta lagi hamil, siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu. Khususnya yang nomor 4 karena kesegaran jasmani salah satunya ada giat lari," lanjutnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2