Robi Penyuap Bupati Muara Enim Jalani Sidang Perdana di PN Palembang

Robi Penyuap Bupati Muara Enim Jalani Sidang Perdana di PN Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 14:07 WIB
Sidang Robi penyuap bupati Muara Enim di PN Palembang, Rabu (20/11/2019) Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
Sidang Robi penyuap bupati Muara Enim di PN Palembang, Rabu (20/11/2019) Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
Palembang - Sidang perdana kasus suap Bupati nonaktif Muara Enim, Ahmad Yani digelar di PN Palembang. Terdakwa pemberi suap, Robi Okta Fahlevi menjalani sidang pembacaan dakwaan.

Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) pada kasus yang menjerat Robi, Rabu (20/11/2019). Adapun hakim ketua yakni Bongbongan Silaban, Abu Hanifah dan Junaidah selaku hakim anggota.

Terdakwa yang datang dengan kemeja putih terlihat santai mendengar pembacaan surat dakwaan dari JPU. Selain itu Robi sesekali mengusap wajah saat mendengar tuntutan ketika dibacakan.

Dakwaan JPU yang dibacakan menjerat terdakwa dengan pasal berlapis, Pasal 5 dan Pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Hal ini karena Robi memberi suap kepada Ahmad Yani.

"Dalam dakwaan bahwa telah terjadi penyuapan, Robi memberi suap pada Bupati Muara Enim Ahmad Yani serta Elfin dan Kepala Dinas PU," kata Jaksa KPK, Muhammad Asri Irawan setelah sidang digelar.

Dalam dakwaan disebut suap Robi tidak hanya berupa uang, tapi ada juga dalam bentuk barang dan diterima Ahmad Yani. Ada juga bebrapa orang yang kini masih diperiksa dan berstatus saksi.

"Selain uang ada juga barang, barang itu mobil Lexus dan Tata HD Made in India pickup itu. Nama-nama yang menerima itu akan hadirkan sebagai sakai, jadi ini dakwaan adalah tuduhan yang kami beri kepada pemberi, penerimaan dan aliran-aliran dananya," katanya.

"Disebutkan ada anggota DPR, ada juga Ketua DPR. Rekening terdakwa diblokir, kami khawatir rekening itu dipakai untuk menyalurkan kepada pihak-pihak lain," katanya.

Robi ditangkap tim KPK bersama Bupati Muara Enim, Ahmad Yani dan Kabid Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Muara Enim, Elfin Muchtar. ketiganya ditangkap, Senin (2/9/2019) di 2 lokasi, Palembang dan Muara Enim.

Robi disebut sebagai pemberi suap dan sang bupati, Ahmad Yani bersama anak buahnya disebut yang menerima suap. Atas kasus itu, ketiganya ditahan. (ras/fdn)