detikNews
Selasa 19 November 2019, 20:19 WIB

Usai Bertemu NasDem dan Berkarya, PKS Berencana Kunjungi SBY

Zunita Putri - detikNews
Usai Bertemu NasDem dan Berkarya, PKS Berencana Kunjungi SBY Presiden PKS Sohibul Iman (Lisye/detikcom)
Jakarta - PKS telah dikunjungi dua partai, yakni NasDem dan Berkarya. Kini, PKS berencana bertemu dengan Ketum Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tadi saya dapat komunikasi dari PKS muda kita, kan mereka komunikasi dengan mudanya Demokrat. Dari pihak sana, dia ada tanyakan ke PKS muda, PKS kapan mau berkunjung ke SBY. Tadi saya kasih jawaban, kami tunggu waktu dari Pak SBY, kapan saja Pak SBY siap kami kunjungi, kami akan datang, insyaallah," kata Presiden PKS Sohibul Iman di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Seperti diketahui, hari ini PKS mengadakan pertemuan dengan Partai Berkarya. Dalam pertemuan itu kemudian dihasilkan lima poin nota kesepahaman, di antaranya kerja sama di Pilkada 2020.

"Membuka ruang kerja sama dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia dengan memenangkan kompetisi Pilkada tahun 2020 dengan cara bermartabat dan penuh keberkahan," bunyi poin kesepakatan yang dibacakan Sekjen PKS Mustafa Kamal saat konferensi pers di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Lalu, pada 30 Oktober, PKS juga bertemu dengan NasDem. Dalam pertemuan itu juga ada nota kesepahaman di antara keduanya, salah satunya berjuang bersama-sama dalam memperkuat fungsi pengawasan di DPR.

"Perbedaan sikap politik kedua partai tersebut tidak menjadi penghalang bagi NasDem dan PKS untuk berjuang bersama menjaga demokrasi agar tetap sehat dengan memperkuat fungsi checks and balances di DPR. Demokrasi yang sehat itu penting untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, baik di bidang politik, ekonomi, keagamaan, pendidikan, kesehatan, budaya, dan lainnya," jelas Sekjen PKS Mustafa Kamal, Rabu (30/10).


Simak Video "5 Kesepakatan PKS-Berkarya, Tolak Kenaikan BPJS-Persekusi Ulama"

[Gambas:Video 20detik]


(zap/dnu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com