detikNews
2019/11/19 17:26:54 WIB

NasDem Anggap Pilkada Lewat DPRD Mundur ke Orde Baru

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
NasDem Anggap Pilkada Lewat DPRD Mundur ke Orde Baru Sekretaris F-NasDem DPR Saan Mustofa (Foto: Hakim Ghani-detikcom)
Jakarta - Partai NasDem menyoroti opsi mengembalikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Hal itu dinilai sebagai bentuk kemunduran.

"Tapi kalau evaluasi itu mengembalikan pilkada langsung ke DPRD, selain set back pilkada oleh DPRD ini kan udah berjalan belasan kali zaman Orde Baru. Kepala daerah, bupati atau wali kota itu dipilih oleh DPRD," kata Sekretaris F-NasDem DPR Saan Mustofa di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Menurut Saan, pilkada langsung adalah koreksi untuk pilkada melalui DPRD. Kembalinya pilkada melalui DPRD dinilainya sebagai langkah mundur.



"Begitu reformasi proses politik yang tadi lewat oligarki dan sebagainya itu direformasi, termasuk pilkada. Jadi pilkada langsung adalah koreksi terhadap pilkada yang selama itu berjalan lewat DPRD. Nah kalau kita kembalikan, itu set back menurut saya, itu mundur bahkan," ujar Saan.

Saan mengatakan hingga saat ini belum ada permintaan untuk revisi UU Pilkada. Menurutnya, saat ini Pilkada 2020 sudah dekat dan sulit untuk merevisi UU Pilkada.

"Sebagai anggota Komisi II sampai hari ini belum terima secara resmi soal revisi UU Pilkada, apakah dari Kemendagri atau masyarakat. Tapi Komisi II tetap masukkan itu sebagai bagian dari prolegnas, tapi prioritas atau belum di Baleg juga belum ada pembahasan," ungkap Saan.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com