Polisi Akan Jerat Pembuang Bangkai Babi dengan Pasal Pencemaran Lingkungan

Polisi Akan Jerat Pembuang Bangkai Babi dengan Pasal Pencemaran Lingkungan

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 17:21 WIB
Kombes Tatan Dirsan. Foto: Budi Warsito-detikcom
Kombes Tatan Dirsan. Foto: Budi Warsito-detikcom
Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan menindak pelaku pembuang bangkai babi dengan pasal pencemaran lingkungan. Pencarian pelaku masih terus dilakukan oleh polisi.

"Masuk delik pencemaran lingkungan. Kita tidak melihat surat laporan, pada saat itu dapat merusak lingkungan, kita akan tindak," jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja di RS Bhayangkara Medan, Selasa (19/11/2019).


Terkait pelaku pembuang bangkai babi, Tatan menjelaskan baru ada satu orang yang diamankan. Satu orang tersangka yang merupakan pengemudi bentor itu saat ini masih diperiksa oleh polisi.

"Untuk saat ini masih satu, kita nunggu hasil pengembangan dari yang sudah diamankan," jelas Tatan.


Sebelumnya polisi berhasil mengamankan seorang pengendara becak bermotor yang hendak membuang dua ekor bangkai babi pada hari Minggu (17/11).

Menurut keterangan pelaku, dirinya disuruh seseorang yang tidak ia kenali untuk membuang kedua bangkai babi dengan upah Rp. 500 rb.

Ratusan Bangkai babi ditemukan di beberapa tempat di kota Medan. Babi-babi ini mati karena terserang wabah Hog Cholera (tor/tor)