detikNews
Selasa 19 November 2019, 16:59 WIB

Diawali Info Viral, Rombongan Ojol Nekat Bawa Lari Jenazah Bayi dari RS

Jeka Kampai - detikNews
Diawali Info Viral, Rombongan Ojol Nekat Bawa Lari Jenazah Bayi dari RS Foto: iStock
Padang - Informasi viral soal jenazah bayi tertahan di rumah sakit menggelinding deras di Padang. Informasi itu berdampak pada aksi rombongan pengemudi ojek online membawa lari jenazah bayi itu untuk dibawa ke rumah duka.

Sejumlah video beredar di lini masa menunjukkan rombongan pengemudi Ojek Online (Ojol) melarikan jenazah bayi dari Rumah Sakit Dokter Muhammad Djamil Padang. Dalam video terlihat puluhan pengemudi tampak berusaha keluar dari area rumah sakit. Salah satu di antaranya membonceng jenazah sang bayi.


Bayi malang tersebut diketahui bernama Muhammad Khalif Putra. Khalif yang baru berusia enam bulan tersebut meninggal di rumah sakit pelat merah tersebut Selasa (19/11/2019) siang, akibat kelenjer getah bening.

Namun jenazahnya tak bisa dibawa keluar rumah sakit, karena pihak keluarga memiliki utang biaya perawatan sebesar Rp 24 Juta lebih. Orang tua Khalif, Dewi Suryani mengakui pihaknya memiliki tagihan yang harus diselesaikan. Namun ia mengaku tidak tahu kalau jenazah anaknya dibawa paksa oleh rombongan ojek online.

"Kami memang punya tagihan, dan pihak rumah sakit tidak membolehkan pulang," Dewi Suryani, orang tua Khalif kepada wartawan. Dewi menyebut anaknya meninggal sejak Selasa (19/11/2019) pukul 09.00 WIB pagi.

Ia mengaku sedang mengurus surat-surat dan berbagai administrasi saat rombongan Ojek Online membawa pergi jenazah anaknya. Dia menegaskan tak tahu menahu soal aksi ojek online.

"Kami tidak tahu, karena sedang mengurus surat-surat. Kami juga tidak tahu ternyata jenazah sudah dibawa pergi oleh rombongan ojek online," jelas Dewi yang sudah lama menjadi single parent itu.


Kabar yang beredar dari berbagai grup Whatsapp yang menyebut Khalif tertahan di rumah sakit karena tak punya biaya untuk pulang diduga menjadi penyebab solidaritas tersebut.

"Kami minta maaf kalau ada hal yang tidak baik yang terjadi, karena sesungguhnya kami tidak tahu," kata Dewi lagi.

Pihak rumah sakit menyesalkan perilaku rombongan Ojol tersebut. "Tiba-tiba saja ada rombongan Ojek Online datang ke kamar mayat, dan membawa pulang ke rumah pasien mayat tadi tanpa sepengetahuan orang tua dan paman pasien," kata Gustavianof, Pejabat Pemberi Informasi RS.M.Djamil Padang kepada wartawan.

Menurut Gustavianof, sebagai rumah sakit pemerintah, M.Djamil memiliki prosedur. "Kalaupun pasien yang meninggal tidak memiliki biaya, bisa kok pulang. Cukup KTP saja untuk administrasi saja, karena ini rumah sakit negara, tapi tidak bisa seperti itu," katanya.

Jenazah Khalif kini sudah dikuburkan sekitar pukul 15.30 WIB tadi.
(tor/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com