detikNews
2019/11/19 10:07:53 WIB

Gerindra Nilai Pilkada Via DPRD Tak Langgar UUD 1945

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gerindra Nilai Pilkada Via DPRD Tak Langgar UUD 1945 Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (Mochammad Zhacky/detikcom)
Jakarta - Partai Gerindra menilai tak ada masalah jika nantinya pemilihan umum kepala daerah (pilkada) dilakukan lewat DPRD. Soalnya, pilkada melalui DPRD disebut Gerindra tidak melanggar UUD 1945.

"Pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak melanggar Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sehingga tidak masalah jika wakil rakyat yang menentukan kembali wali kota/bupati di daerah masing-masing," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangannya, Selasa (19/11/2019).


Dasco mengatakan, dalam UUD 1945, tak ditulis secara gamblang soal pemilihan langsung. Dasco pun mengutip bunyi Pasal 18 ayat 4 UUD 1945:

Gubernur, bupati, dan wali kota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis.


Dasco mengatakan pilkada langsung punya legitimasi kuat karena rakyat terlibat untuk memilih pemimpinnya. Namun, menurutnya, harus ada upaya menjaga stabilitas keamanan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Namun, di lain pihak, dalam pilkada langsung ini, pemerintah harus ekstrakeras untuk menjaga stabilitas keamanan agar masyarakat tetap terlindungi. Hal ini mengingat fanatisme antarpendukung calon apabila tidak terkendali bisa berakibat melahirkan malapetaka dan keresahan masyarakat," ujarnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com