Babak Baru Kasus Penabrakan Pengguna Skuter Listrik

Round-Up

Babak Baru Kasus Penabrakan Pengguna Skuter Listrik

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 07:15 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta - Kasus kecelakaan yang menewaskan dua orang pengguna skuter listrik di sekitar fX Sudirman, memasuki babak baru. Penabrak, pengemudi Toyota Camry yang diinisialkan DH akhirnya ditahan polisi setelah sebelumnya hanya dilakukan wajib lapor.

Ditahannya DH dalam kasus kecelakaan itu disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, kepada wartawan, Senin (18/11/2019). DH juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Terhadap yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan tadi saya tanyakan (ke Kasubdit Gakkum) sudah dilakukan penahanan terhadap pelakunya," jelas Irjen Gatot Eddy Pramono.

Gatot mengatakan penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut. Polisi juga telah memeriksa saksi-saksi terkait kasus kecelakaan yang menewaskan dua pengguna skuter listrik itu.

"Tadi pagi dari jam 08.00-11.30 WIB dari Subdit Gakkum sudah melakukan gelar perkara dan sudah periksa 8 saksi dan kumpulkan barbuk di lapangan," tuturnya.

Kapolda mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemberkasan. Tersangka dijerat dengan Pasal 311 UU No 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Hasil gelar perkara pengendara terbukti melanggar Pasal 311 UU Lantas, kita sudah periksa saksi dan dari pemeriksaan ada mengandung alkohol dan lain sebagainya," katanya.

"Sehingga tadi siang setelah gelar perkara ditetapkan tersangka dan ditahan terhadap tersangka. Hukumannya di atas 5 tahun ya," tandas Gatot.

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menyampaikan bahwa DH tidak ditahan. Polisi tidak menahannya dengan alasan kooperatif.



Demam Skuter Listrik, Wajib Tahu Aturan Aman Mengendarainya!:


Selanjutnya
Halaman
1 2