KPK Cecar Gamawan Fauzi soal Persetujuan Lelang Proyek Kampus IPDN

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 19:44 WIB
Febri Diansyah. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - KPK memeriksa mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung kampus IPDN. Gamawan dicecar KPK mengenai proses persetujuan pemenangan lelang atas proyek pembangunan kampus IPDN senilai di atas Rp 100 miliar.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait persetujuan pemenangan lelang atas proyek Pembangunan IPDN yang nilainya di atas Rp 100 Miliar. Pagu anggaran untuk 4 proyek IPDN Gowa," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (18/11/2019).



Hari ini Gamawan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dudy Jocom. Dudy Jocom merupakan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri.

Usai pemeriksaan, Gamawan juga menyebut salah satu pertanyaan penyidik KPK berkaitan soal tanda tangannya sebagai menteri saat itu. Gamawan mengaku meneken proyek itu setelah ditinjau ulang oleh BPKP.

"Ditanya kalau proyek di atas Rp 100 miliar kan ditandatangani menteri. Iya saya bilang itu saya tanda tangan tapi setelah di-review oleh BPKP. Tapi setelah di-review baru saya tanda tangan," kata Gamawan.



Perihal kasus yang menjerat Dudy Jocom, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Pertama, Dudy Jocom ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek gedung IPDN di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Utara (Sulut).
Selanjutnya
Halaman
1 2