detikNews
2019/11/18 17:46:04 WIB

PKS Imbau Sukmawati Minta Maaf: Agama Itu Privat, Tak Bisa Dibandingkan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
PKS Imbau Sukmawati Minta Maaf: Agama Itu Privat, Tak Bisa Dibandingkan Sukmawati Sukarnoputri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Anggota MPR F-PKS Andi Akmal Pasluddin mengingatkan para tokoh tidak asal berkomentar terhadap sesuatu yang belum dipahaminya. Imbauan Andi itu menyikapi pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad dengan presiden pertama RI Sukarno.

"Ini kontraproduktif ya, jadi walaupun dia niatnya baik tapi cara penyampaiannya gitu ya. Jadi memang sebaiknya semua warga bangsa, apalagi tokoh masyarakat, tokoh partai, menghindari membahas atau berkomentar sesuatu yang dia tidak pahami," kata Andi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).


Andi meminta Sukmawati memberikan klarifikasi dan meminta maaf soal pernyataannya itu. Ia yakin umat akan memahami.

"Saya kira kita minta beliau bisa memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Saya kira sangat mulia kita itu ya kalau ada namanya terselip lidah gitu ya, kita minta maaf. Saya kira umat akan bisa memahami bahwa namanya manusia pasti kadang kala karena kepahamannya kurang, atau mungkin terselip lidah gitu ya, sehingga ada komentar yang kurang pas pada tempatnya," ujar Andi.

Andi meminta kejadian ini menjadi pembelajaran bagi Sukmawati karena dinilai sudah dua kali berkomentar soal hal yang tidak dipahaminya. Menurutnya, agama adalah ranah privat dan tidak bisa dibanding-bandingkan.

"Agama ini kan masalah privat, dan kita tidak bisa berbicara membanding-bandingkan ya. Membandingkan antara satu agama dengan agama yang lain kan nggak boleh juga, kan itu wilayah yang sangat privat. Jadi Ibu Sukmawati saya kira perlu introspeksi dan mengambil pelajaran dari ini, dan kita menyarankan juga agar bisa minta maaf," ucapnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com