detikNews
2019/11/18 17:21:01 WIB

Kata Polisi soal Beda Kecepatan Penanganan Teror ke Novel dan Warga Jakbar

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kata Polisi soal Beda Kecepatan Penanganan Teror ke Novel dan Warga Jakbar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjawab soal perbedaan cepatnya penanganan kasus teror air keras yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan dan warga di Jakarta Barat. Polisi sendiri telah menangkap pelaku dari 3 kasus teror air keras di Jakbar, sementara pelaku teror terhadap Novel belum terungkap hingga kini. Apa sebabnya?

"Begini, kasus ini kan yang pertama laporan itu ada di Kebon Jeruk, di sini kita dapatkan sedikit saksi. Nah peristiwa kedua tanggal 8 November itu ada CCTV, saksi ada, hanya CCTV itu agak kabur. Jadi kita kesulitan mengungkapnya," jelas Irjen Gator Eddy kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Gatot Eddy kemudian mengungkap adanya keterangan saksi-saksi yang mendukung proses penyelidikan. Jadi, pelaku menurutnya dengan cepat terungkap.

"Pada tanggal 15 November itu CCTV sangat jelas dan didukung banyaknya saksi-saksi yang menunjuk si pelaku ini sehingga dengan cepat kita ungkap," kata Gatot.

Irjen Gatot juga menyebut para korban teror juga bersedia memberikan keterangan ke polisi, sehingga polisi bisa mendapatkan petunjuk soal pelaku.

"Di samping itu para korban yang kita periksa baik peristiwa tanggal 5 November, 8 November dan 15 November juga memberikan keterangan sangat signifikan untuk kita ketahui pelakunya," bebernya.






Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com