Kata Polisi soal Beda Kecepatan Penanganan Teror ke Novel dan Warga Jakbar

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 17:21 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Samsuduha/detikcom)

Seperti diketahui, teror air keras sempat menghantui warga Jakarta Barat akhir-akhir ini. Selama sepekan terakhir ini, sudah 3 kali kejadian penyiraman air keras di wilayah Jakarta Barat.

Dari tiga kejadian itu, total ada 8 siswi SMP dan seorang pedagang sayur yang menjadi korban. Dari tiga kejadian itu, polisi telah menyimpulkan bahwa pelaku adalah orang yang sama.

Polisi sendiri telah menangkap pelaku bernama Vindra Yuniko. Tersangka berhasil ditangkap tim Polda Metro Jaya pada Jumat (16/11) pada pukul 18.30 WIB di Kembangan, Jakarta Barat.

Sementara, kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan hingga saat ini belum menemukan titik terang. Sudah lebih dari 2 tahun pelaku dan motif teror itu masih jadi misteri.

Novel disiram air keras pada 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al Ihsan, yang berjarak sekitar 4 rumah dari rumah Novel yang berada di Jakarta Utara. Polri pun telah membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.


Halaman

(mei/fjp)