PDIP Serang Anies soal Penggusuran di Sunter

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 17:06 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. (Indra/detikcom)
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. (Indra/detikcom)

Pemkot Jakarta Utara juga sudah memberikan penjelasan soal penggusuran di kawasan Sunter Jaya tersebut. Pemkot menegaskan sosialisasi sudah dilakukan dan warga setuju pindah tapi ada yang memprovokasi.

"Sebelum penataan, sosialisasi telah dilakukan sejak September lalu. Kolaborasi dengan sebagian besar warga untuk pemindahan telah dilakukan agar berlangsung damai. Namun, sebagian warga yang menyewakan lahan secara ilegal justru memprovokasi situasi damai tersebut," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, dalam keterangan tertulis yang diunggah di situs Pemprov DKI, Senin (18/11).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga disebut telah menyiapkan Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai lokasi relokasi warga Sunter yang terkena gusur. Namun, belum ada warga yang mendaftar untuk menempati rusun.


"Kita siapkan rusun Marunda. Tapi ternyata mereka tidak ada yang mendaftar. Karena rata-rata hanya sebagai tempat usaha," ucap Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Sigit mengatakan masyarakat membangun bangunan di lokasi penggusuran Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, sebagai lapak jual-beli barang bekas sehingga penghuni kembali ke tempat tinggal asli setelah digusur.
Halaman

(haf/fjp)