Gubernur Sulsel Ingin Evaluasi Aturan Penghambat Investasi

Gubernur Sulsel Ingin Evaluasi Aturan Penghambat Investasi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 17:03 WIB
Foto: Pemprov Sulsel
Foto: Pemprov Sulsel
Jakarta - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah mengimbau kepada 24 Kabupaten atau Kota di Sulsel agar mengevaluasi aturan yang menjadi penghambat investasi di masing-masing daerah. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk mendorong daerah di Sulsel agar ramah investasi

"Kita berharap kabupaten kota Sulsel menjadi daerah yang ramah investasi. Mari kita mengevaluasi aturan-aturan yang menghambat investasi ini," ujar Nurdin dalam keterangannya, Senin (18/11/2019).

Hal itu disampaikannya dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020 dan Rakor Forkopimda, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel. Menurutnya, ajakan tersebut adalah upaya untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) bermutu tinggi dan untuk menggenjot investasi di Sulsel.


"Presiden menyampaikan beberapa hal terkait percepatan pembangunan. Presiden juga menyampaikan kepada TNI-Polri mari kita membangun sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan daerah kita," imbuhnya

Pada kesempatan ini, Nurdin menyampaikan seluruh elemen pemerintah melalui Forkopimda untuk membangun hubungan harmonis untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Sulsel sendiri.

"Bapak Presiden juga menyampaikan agar kita semua membangun harmonisasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan," pungkasnya.


Diketahui acara penyerahan DIPA tersebut dihadiri seluruh Forkompinda dari 24 kabupaten kota se-Sulsel dan Forkompinda Sulsel masing-masing menerima DIPA tahun anggaran 2020. Nilai Pagu Sulsel di tahun 2020 adalah Rp 52,8 triliun. Anggaran ini terbagi untuk transfer dana daerah senilai Rp 32,4 triliun dan alokasi belanja satuan kerja lembaga sebesar Rp 20,4 triliun (akn/ega)