Soal Tudingan Rekayasa Teror Novel, Kapolda: Kalau Tak Terbukti Disetop

Soal Tudingan Rekayasa Teror Novel, Kapolda: Kalau Tak Terbukti Disetop

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 15:33 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Samsuduha/detikcom)
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya masih menyelidiki laporan kader PDIP Dewi Tanjung terhadap penyidik KPK Novel Baswedan soal tudingan rekayasa penyiraman air keras. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebutkan kasus itu bisa saja dihentikan bila tidak cukup bukti.

"Masih kita proses di Krimsus. Prinsipnya gini, kalau nggak terbukti ya kita akan hentikan," ujar Irjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Gatot mengatakan saat ini laporan Dewi Tanjung itu masih ditelaah oleh penyidik. Penyidik akan mencari ada-tidaknya unsur pidana terkait laporan yang disampaikan oleh Dewi Tanjung itu.

"Sekarang masih proses klarifikasi dan secepatnya kita akan melakukan ini--apakah itu ada atau tidak (unsur pidana)--sekarang sedang ditangani Dirkrimsus," lanjut Gatot.

Seperti diketahui, Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke polisi atas tuduhan rekayasa dalam insiden penyiraman air keras. Wanita bernama asli Dewi Ambarawati itu menilai ada sejumlah kejanggalan terkait insiden penyiraman air keras itu.

"Saya melaporkan Novel Baswedan, penyidik KPK, terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras," kata Dewi setelah melapor di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/11).

Dewi mengatakan merasa ada kejanggalan dalam peristiwa kebutaan yang dialami oleh Novel atas insiden penyiraman air keras. Dewi pun mengungkap sejumlah kejanggalan itu.



Selanjutnya
Halaman
1 2