Disebut Tak Ikut Pemilu, Warga Korban Penggusuran Tetap Ngaku Coblos Anies

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 14:37 WIB
Foto: Warga Sunter masih bertahan di lokasi penggusuran (Farih/detikcom)
Foto: Warga Sunter masih bertahan di lokasi penggusuran (Farih/detikcom)

Warga lain bernama Ahmad Dahri (60) juga mengatakan bahwa mayoritas warga yang terkena dampak penggusuran itu mendukung Anies saat Pilgub 2017. Warga, kata dia, mencoblos Anies di kelurahan sesuai dengan KTP. Dia sendiri mencoblos di Kampung Bahari.

"Pak Anies betul, bahkan bukan ngada-ngada. Saya setiap ada perintah dari kiyai setiap malam berdoa, yasinan. Ternyata kayak gini hasilnya, ya nggak apa-apa lah. Kalau kecewa ya namanya rakyat kecil ya, cuma mau gimana," kata Dahri.



Sebelumnya diberitakan, penggusuran itu dilakukan pada Kamis (14/11) yang lalu dan videonya sempat ramai dibahas di media sosial. Pemkot Jakut menegaskan bahwa sosialisasi sudah dilakukan sebelum penggusuran dan rusun juga disediakan.

Disebut Tak Ikut Pemilu, Warga Korban Penggusuran Tetap Ngaku Coblos AniesFoto: Warga Sunter masih bertahan di lokasi penggusuran (Farih/detikcom)



Terkait warga yang mengaku pendukung Anies dan menagih janji sang gubernur, Wali Kota Jakut Sigit Wijatmoko menyebut para warga tak ada di DPT. Dia menegaskan warga di situ tak ikut Pemilu.

"Cek aja, di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada nggak? Orang ikut pemilu saja enggak kok," ucap Sigit kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Sigit pun heran jika ada yang mengaku sebagai pemilih Anies. "Nggak terdaftar di TPS maupun DPT. Itu klaim atas nama pemilih siapa?" kata Sigit.

Halaman

(fas/imk)