detikNews
Senin 18 November 2019, 14:35 WIB

Viral, Ustaz Das'ad Jelaskan Siapa Itu 'Panitia Hari Kiamat'

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Viral, Ustaz Dasad Jelaskan Siapa Itu Panitia Hari Kiamat Ustaz Das'ad Latif (Dok. Pribadi)
Makassar - Ustaz Das'ad Latif yang videonya viral terkait ceramahnya yang menyebut 'Panitia Hari Kiamat' menilai segelintir umat Islam di Indonesia masih cenderung merasa benar sendiri dan tidak siap menerima perbedaan dalam memahami ajaran Islam.

Ustaz Das'ad dalam wawancara dengan detikcom, Senin (18/11/2019), mengatakan saat ini umat Islam sedang mengalami 'ghirah' atau peningkatan semangat keislaman, ditandai dengan munculnya komunitas-komunitas hijrah atau fenomena artis yang bertobat dan meninggalkan dunia glamor panggung hiburan.

"Saya menyinggung orang yang suka memvonis orang lain sesat dan masuk neraka, hanya karena beda paham, memangnya dia panitia hari kiamat. Mereka tidak paham adab tentang perbedaan pendapat. Padahal cuma nyantri di 'Google', beda dengan santri betulan yang bertahun-tahun mondok, tidak mudah meng-kafirkan," ujar Ustaz Das'ad.


Ustaz Das'ad mengaku sering di-bully netizen yang tidak sepaham dengan isi ceramahnya yang tersebar di YouTube dan Instagram.

"Di kolom komentar akun medsos saya, saya dituduh bid'ah, tidak ada isi, tahunya cuma melucu, padahal inilah metode dakwah saya, pesannya saya sampaikan secara bertahap, minimal orang-orang yang dengar ceramah saya bisa memahami maknanya dulu sebelum mengamalkan perintah Allah dan rasul-Nya," ungkap Das'ad.


Ustaz Das'ad diketahui kerap diundang berceramah di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di daerah yang banyak penduduk Bugis-Makassar, seperti Kalimantan dan Papua. Selain itu, dai yang juga dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin ini juga kerap diundang berceramah di salah satu stasiun televisi swasta tanah air.

Selain itu, dalam ceramahnya, Ustaz Das'ad juga seringkali menyisipkan logat dan candaan khas Bugis-Makassar, yang membuat jemaah yang mendengar ceramahnya tertawa terbahak-bahak.

"Dalam ceramah saya selalu ada humornya, supaya pesannya bisa diterima. Humor ceramah saya beda dengan lawakan, ini ada isinya," pungkas Das'ad.
(mna/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com