detikNews
2019/11/18 14:20:03 WIB

Ditambah Penabrak Skuter Listrik, Bagaimana Data Kecelakaan Akibat Mabuk?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ditambah Penabrak Skuter Listrik, Bagaimana Data Kecelakaan Akibat Mabuk? Ilustrasi kecelakaan skuter listrik. (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta - Kecelakaan akibat pengendara terpengaruh alkohol terjadi lagi, yang terbaru adalah kejadian pengemudi mobil menabrak pengguna skuter listrik hingga tewas di Senayan. Kendati demikian, belum ada angka pasti terkait angka kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara mabuk di Indonesia.

Kecelakaan pengendara mobil menabrak pengguna skuter listrik di Senayan terjadi pada Minggu (10/11/2019) dini hari yang lalu. remaja yang meninggal adalah Ammar dan Wisnu. Pengemudi Toyota Camry berinisial DH ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyatakan DH terpengaruh alkohol saat berkendara dan menabrak Ammar dan Wisnu.

"Kalau dari hasil pemeriksaan urine tidak dinyatakan positif narkoba. Tapi kalau dari hasil pemeriksaan alat tiupnya untuk mengetahui alkohol, memang dia meminum alkohol, dipengaruhi alkohol," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/11).


Sebelumnya, pada 2016, juga pernah ada pula kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara mabuk. Adalah Riki Agung Prasetio (24) yang jadi tersangka karena menewaskan 4 orang dalam kecelakaan maut di Jl Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada pukul 04.10 WIB, Senin (8/2/2016). Rifki sedang dalam keadaan mabuk saat mengendarai mobilnya.


"Dia minum bir putih. Dia mengaku belum pernah minum, jadi bisa saja dia mabuk," ucap Kanit Laka Lantas Satlantas Jakbar AKP Rahmat Dalizar di kantornya, Jl Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2016).


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com