Wamenag Minta Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 13:11 WIB
Korban meminta aset First Travel dikembalikan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Korban meminta aset First Travel dikembalikan (Lamhot Aritonang/detikcom)


Hal itu terungkap dalam putusan kasasi Nomor 3096 K/Pid.Sus/2018 yang dilansir MA, Jumat (15/11). Putusan itu diketok oleh ketua majelis Andi Samsan Nganro dengan anggota Eddy Army dan Margono.


Mahkamah Agung (MA) dalam kasasinya memutuskan merampas aset First Travel senilai puluhan miliar rupiah untuk negara. Padahal uang ini milik jemaah yang gagal diberangkatkan umrah oleh First Travel.

"Bahwa terhadap barang bukti Nomor urut 1 sampai dengan Nomor urut 529, Pemohon Kasasi I/Penuntut Umum sebagaimana memori kasasinya memohon agar barang-barang bukti tersebut dikembalikan kepada para calon jamaah PT First Anugerah Karya Wisata melalui Pengurus Pengelola Asset Korban First Travel berdasarkan Akta Pendirian Nomor 1, tanggal 16 April 2018 yang dibuat di hadapan Notaris Mafruchah Mustikawati, SH, M.Kn, untuk dibagikan secara proporsional dan merata akan tetapi sebagaimana fakta hukum di persidangan ternyata Pengurus Pengelola Asset Korban First Travel menyampaikan surat dan pernyataan penolakan menerima pengembalian barang bukti tersebut," kata ketua majelis Andi Samsan Nganro.


Namun, ada secercah asa untuk jemaah korban First Travel setelah MA memutuskan aset First Travel dirampas untuk negara. Harapan tersebut ada pada jaksa yang mengkaji upaya hukum lain yang bisa ditempuh untuk putusan itu. Karena putusan kasasi tidak sesuai dengan tuntutan jaksa yang meminta aset First Travel dikembalikan kepada korban.

"Ini yang menjadi masalah. Asetnya First Travel ini kita nuntut agar barang bukti dan uang-uang disita dikembalikan kepada korban. Tapi oleh pengadilan, itu disita untuk negara, ini kan jadi masalah," ucap Burhanuddin saat ditemui usai mengunjungi Paguyuban Pasundan di Jalan Aceh, Kota Bandung, Minggu (17/11).



Tonton juga video Korban First Travel Akan Gugat Kapolri dan Jaksa Agung:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(fdu/jbr)