detikNews
Senin 18 November 2019, 10:39 WIB

Anak Menkum HAM Penuhi Panggilan KPK di Kasus Suap Walkot Medan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Anak Menkum HAM Penuhi Panggilan KPK di Kasus Suap Walkot Medan Yamitema T Laoly (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Yamitema T Laoly memenuhi panggilan penyidik KPK. Putra Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly itu sebelumnya telah dipanggil, tetapi absen karena belum menerima surat panggilan secara fisik.

Dari pantauan, Senin (18/11/2019), Yamitema tampak sudah berada di lobi KPK pukul 10.15 WIB. Mengenakan kemeja berwarna biru, Yamitema duduk di bagian lobi KPK menunggu giliran pemeriksaan terhadapnya.

Pemanggilan Yamitema dilakukan KPK berkaitan dengan kasus dugaan suap yang membelit Wali Kota nonaktif Medan Dzulmi Eldin. Pemeriksaan terhadap Yamitema kali ini merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya tidak hadir dalam pemanggilan KPK pada Senin (11/11) kemarin. Saat itu Yamitema tidak hadir karena belum menerima surat panggilan dari KPK.
Dalam pemanggilan KPK, Yamitema disebut sebagai Direktur PT Kani Jaya Sentosa. Status Yamitema dalam kasus itu adalah saksi.

Dalam perkara itu, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Dzulmi Eldin, Isa Anshari, dan Kasubbag Protokoler Syamsul Fitri Siregar. Ketiganya dijerat setelah KPK melakukan OTT pada Selasa (15/10).

Eldin diduga menerima suap total Rp 330 juta. Duit itu diduga untuk menutupi kelebihan biaya perjalanan dinas ke Jepang yang ditagih kepadanya. Kelebihan dana Rp 800 juta itu diduga akibat istri dan anak serta pihak lain yang tak berkepentingan turut ikut ke Jepang.


Simak Video "Walkot Medan Terjaring OTT, 6 Orang Diperiksa di Polrestabes Medan"

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/dhn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com