Dukung Pariwisata Bali, Kemenhub Siap Bangun 3 Dermaga Penyeberangan

Dukung Pariwisata Bali, Kemenhub Siap Bangun 3 Dermaga Penyeberangan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 22:42 WIB
Foto: Dok. BKIP Kemenhub
Foto: Dok. BKIP Kemenhub
Jakarta - Sebanyak tiga dermaga penyeberangan akan mulai dibangun pada Februari 2020. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan tiga dermaga ini untuk mendukung pariwisata di Bali. Ketiga dermaga penyeberangan tersebut terletak di Sanur, Nusa Penida dan Nusa Lembongan.

"Pembangunannya sekitar Februari 2020. Sekarang sudah di desain dan mau tender nanti di Bulan Desember. Ditargetkan selesai pembangunannya pada akhir tahun 2020," jelas Budi dalam keterangan tertulis, Jumat, (15/11/2019).

Menurut Budi, pembangunan tiga dermaga yang dikenal dengan dermaga segitiga emas tersebut memang sangat dibutuhkan untuk mengakomodir jumlah wisatawan di Bali yang semakin bertambah. Selain untuk pariwisata, dermaga ini juga dibutuhkan untuk menunjang kepentingan masyarakat setempat menuju Nusa Penida utamanya saat pelaksanaan upacara keagamaan.


"Pembangunan dermaga tersebut menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dirinya berharap dengan adanya pembangunan dermaga ini bisa semakin menambah jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Bali, sehingga perekonomian Indonesia semakin maju," jelasnya.

Sebelumnya, saat kunjungan ke Bali pada Juli lalu, dia menyebutkan, dana yang berasal dari APBN digunakan untuk membangun infrastruktur dasar, tetapi infrastruktur tambahannya akan dilakukan dengan skema KPBU supaya dapat dikelola lebih profesional.

Nusa Penida, dan juga daerah lainnya seperti Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan merupakan gugus pulau yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali. Selama beberapa tahun belakangan ini, kepulauan ini menjadi semakin populer sebagai salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi.


Salah satu wisata yang ditawarkan saat mengunjungi pulau ini bermacam-macam, dari wisata desa hingga yang paling populer, yaitu ragam rekreasi air, seperti snorkeling, surfing, hingga bermain kayak dan kano. Selain itu, juga menjadi tujuan wisata religi. Dengan kelebihan yang dimilikinya, daerah ini tentunya menjadi magnet bagi para wisatawan. (prf/ega)