Round-Up

Bina atau Binasakan Jaksa Nakal

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 20:04 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)


Namun sayangnya dari keseluruhan jumlah itu Kejaksaan Agung (Kejagung) belum mengungkapkan berapa sebenarnya jaksa nakal dari tahun per tahun yang telah dibina. Malah urusan jaksa nakal ini yang paling anyar terungkap dari KPK.

Kasus yang diusut KPK itu berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jaksa dari Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan Tinggi Yogyakarta. Jaksa yang seharusnya mengawasi proyek agar jauh dari korupsi malah menerima suap dari pengusaha dengan membantunya mendapatkan proyek.

Dalam OTT di Yogyakarta itu ada 2 jaksa yang dijerat KPK sebagai tersangka yaitu Eka Safitra dan Satriawan Sulaksono. Sementara satu tersangka lainnya adalah Gabriella Yuan Ana selaku pihak swasta.
KPK menduga Eka Safitra dan Satriawan membantu Gariella selaku Dirut PT Manira Arta Rama Mandiri untuk mengikuti lelang proyek di Dinas PUPKP Kota Yogyakarta. Atas bantuan tersebut, jaksa Eka dan Satriawan diduga mendapat jatah uang. Kasus ini masih bergulir di KPK.

Perihal ini pun disinggung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo langsung pada Burhanuddin. Peristiwa itu terjadi masih dalam kegiatan Rakornas Forkompida di SICC Bogor.

"Ini khusus untuk Pak Jaksa Agung. KPK sudah terima surat dari Asosiasi Pemerintahan Kabupaten/Kota, kalau nggak salah sudah 2 kali terkait TP4D. Nah ini harus juga evaluasi, apakah dilakukan perubahan," kata Agus.

Halaman

(dhn/jbr)