Ratusan Warga Kema Minahasa Utara Masih Mengungsi Usai Gempa

Ratusan Warga Kema Minahasa Utara Masih Mengungsi Usai Gempa

Ireine Buyung - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 17:50 WIB
Ratusan warga Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulut  masih berada di pengungsian. /Foto: Ireine-detikcom
Ratusan warga Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulut masih berada di pengungsian. /Foto: Ireine-detikcom
Minahasa Utara - Ratusan warga Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulut masih berada di pengungsian. Mereka mengungsi setelah terdampak gempa bumi M 7,1 di Maluku Utara.

"Kami tetap waspada, biar dulu di sini," ujar salah satu warga, Rahmi di lokasi pengungsian, Jumat (15/11/2019).

Sementara itu, Kepala BPBD Minahasa Utara, Jovita Supit menyebut ada sejumlah lokasi yang menjdi tempat warga mengungsi. Lokasinya tersebar di dataran tinggi Gunung Kayu Putih, Desa Lansot, Tontalete, Kauditan, Minawerot, dan Perumahan Lumoring.




BPBD menurut Jovita sudah menyalurkan bantuan makanan siap saji serta air mineral kepada pengungsi. Bila warga masih khawatir kembali ke rumah, BPBD ditegaskan Jovita akan tetap menyalurkan bantuan sehari-hari.


 Ratusan warga Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulut  masih berada di pengungsian. Ratusan warga Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulut masih berada di pengungsian. Foto: Ireine-detikcom


Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Maritim Bitung Ricky Aror menyebutkan ada 122 kali gempa susulan yang terjadi. BMKG meminta masyarakat tetap tenang saat gempa susulan terjadi.

"Masyarakat di pengungsian sudah boleh pulang ke rumah masing-masing dan jangan termakan hoax. Ada situs resmi BMKG yang bisa diakses untuk mendapat informasi terkait kegempaan," kata Ricky.


Simak juga video "BMKG: Gempa Maluku Utara Disebabkan Patahan Badan Lempeng Laut" :

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)