detikNews
Jumat 15 November 2019, 14:52 WIB

Nusron Wahid: Akan Ada 4 Caketum Golkar, Bagaimana Aklamasi?

Mochamad Zhacky - detikNews
Nusron Wahid: Akan Ada 4 Caketum Golkar, Bagaimana Aklamasi? Foto: Nusron Wahid (Yulida Medistiara/detikcom)
Jakarta - Politikus Golkar Jerry Sambuaga mendorong pemilihan Ketua Umum Golkar di Munas digelar dengan mekanisme musyawarah mufakat untuk aklamasi. Ketua DPP Golkar Nusron Wahid menilai mekanisme aklamasi tidak bisa dilakukan karena calon ketua umum tak hanya Airlangga Hartarto.

"Setidaknya akan ada empat calon yang muncul, yaitu Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisyam, Bambang Soesatyo. Saya yakin juga akan muncul calon-calon lain, dipastikan tidak calon tunggal. Kalau tidak calon tunggal bagaimana akan aklamasi?" kata Nusron kepada wartawan, Jumat (15/11/2019).


Nusron menuding ada upaya agar mekanisme pemilihan Ketua Umum Golkar dilakukan dengan aklamasi. Tudingan tersebut didasari karena sampai saat ini tahapan pemilihan ketua umum belum berjalan.

"Tata cara pemilihan pimpinan partai sudah diatur dalam ART (Anggaran Rumah Tangga), Pasal 50. Pemilihan harus dilaksanakan secara langsung oleh peserta munas dan melalui tiga tahap, penjaringan, pencalonan dan pemilihan," papar Nusron.

"Dari mana tahu kalau cuma calon tunggal? Wong tahapannya belum dilalui. Tahap penjaringan saja belum. Kok seakan-akan sudah penetapan," imbuh dia.


Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu itu kemudian menyinggung poin-poin hasil Rapimnas Golkar kemarin. Salah satu poinnya adalah perihal prinsip musyawarah mufakat dalam Munas.

"Musyawarah mufakat itu sesuatu yang baik selama calonnya hanya satu dan semua sepakat. Tapi kalau calonnya banyak bagaimana cara mengambil keputusannya? Masa empat-empatnya akan jadi Ketum semua. Pasti harus satu dan lewat mekanisme voting, sebagai satu-satunya jalan," papar Nusron.

Diberitakan sebelumnya, politikus Golkar Jerry Sambuaga mendorong mekanisme musyawarah mufakat untuk aklamasi dalam pemilihan Ketua Umum di Munas nanti. Dia menilai mekanisme aklamasi bisa mencegah potensi konflik dalam Munas.

"Dari pandangan umum seluruh DPD Provinsi dan organisasi dari hasta karya sudah terlihat bahwa semua sepakat untuk mendukung kembali Pak Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum dengan musyawarah mufakat. Jadi ketika semua pimpinan DPD Partai Golkar di daerah sudah sepakat bulat untuk mendukung, saya pikir jalan yang terbaik adalah langsung saja aklamasi," ujar Jerry, Jumat (15/11).




Tonton juga video Keluar Rapimnas Lebih Awal, Bamsoet: Ada 514 Suara Belum Didengar:

[Gambas:Video 20detik]




(zak/gbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com