Puan Kritik Isu Jokowi Tambah Wamen, Moeldoko: Kan Baru Rencana

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 13:14 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Dok detikcom)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Dok detikcom)
Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani menyebut rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah posisi wakil menteri (wamen) tidak efisien. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan penambahan wakil menteri itu baru sebatas rencana.

"Kan baru rencana," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).


Karena masih rencana, Moeldoko menyebut penambahan pos wakil menteri itu bisa berubah. "Baru rencana. Rencana kan bisa berubah. Namanya juga rencana," ujar dia.

Sebelumnya, Puan bicara mengenai efisien atau tidak jika kursi wamen ditambah lagi menjadi 6. Puan kini menunggu kejelasan mengenai rencana Jokowi menambah pos wakil menteri itu.

"Jadi kalau kita bicara efisiensi ya tentu saja itu nggak sesuai. Tapi, kalau kita bicara ini prerogatif presiden, ya ini prerogatif presiden. Jadi kita tunggu saja, apa iya sih nambah lagi 6," ujar Puan di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Kemungkinan Jokowi menambah wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju sebelumnya diungkap oleh Moeldoko. Namun, Moeldoko belum menyebut menteri apa saja yang bakal punya wakil.

"Ada enam lagi rencana sih. Rencana. Tapi saya belum saya pastikan," kata Moeldoko di Rapimnas HKTI di Discovery Ancol Hotel, Jalan Lodan Timur, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11).


Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman belum mengetahui jumlah wakil menteri yang akan ditambah Presiden Jokowi. Namun dia mengatakan, seandainya ada penambahan wamen, itu untuk penajaman prioritas. (knv/idh)