detikNews
2019/11/15 08:15:27 WIB

Round-Up

PKS Menolak Diacak-acak Gelora

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
PKS Menolak Diacak-acak Gelora Gedung DPP PKS (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mempermasalahkan berdirinya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia. Namun PKS menolak diacak-acak.

"Bagi saya kalau mereka buat partai baru ya monggo. Tapi jangan ngacak-ngacak lagi di sini," ujar Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring di sela-sela Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Partai Gelora diketahui sudah membentuk struktur kepengurusan. Posisi Ketua Umum Partai Gelora diisi Anis Matta, Wakil Ketua Umum diisi Fahri Hamzah, dan Sekretaris Jenderal ditempati Mahfudz Siddiq.


Ketiga orang tersebut ialah mantan petinggi PKS. Anis Matta diketahui merupakan Presiden PKS kelima, sementara Fahri dan Mahfudz merupakan eks Wasekjen PKS.

Tifatul mengatakan setiap kader mempunyai hak politik masing-masing. Namun dia memberi peringatan tegas kepada kader PKS untuk tak mendua bahkan 'memboyong' kader ke Gelora.

PKS Menolak Diacak-acak GeloraKetua DPP PKS Tifatul Sembiring (dok. PKS)

"Kita lihat saja nanti, cuman kami harapkan jangan sampai, bagi saya pilihan bebas tapi kalau sudah memilih silakan keluar dari PKS. Jangan istilahnya mendua itu. Terus merekrut kader-kader di dalam," kata dia.


Tifatul mencontohkan pendirian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang membuat partai dengan kader yang baru. Sementara untuk Partai Gelora, Tifatul menyerahkan semua penilaian kepada masyarakat.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com