detikNews
Kamis 14 November 2019, 16:40 WIB

Korupsi Rp 9,7 Miliar, Dirut dan Sales Sama-sama Dihukum 4 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Korupsi Rp 9,7 Miliar, Dirut dan Sales Sama-sama Dihukum 4 Tahun Penjara Hakim agung Syarifuddin (ari/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman koruptor Sukianti Hartanto dalam kasus pengadaan barang di PT Pos Indonesia. Sehingga, hukuman Sukianti sama dengan bosnya, Effendy Christina.

Kasus pengadaan tersebut berawal saat proyek pengadaan alat PDT pada Mei hingga Agustus 2013. Alat yang bentuknya mirip telepon genggam itu akan digunakan pengantar pos untuk mengirim barang kepada penerima. Nantinya, data yang berasal dari pengantar pos tersebut akan terkirim ke server pusat.

PT Pos menjalin kontrak dengan PT Datindo Infonet untuk pengadaan alat tersebut dan mengeluarkan dana hingga Rp 10,5 miliar. Dana itu didapat PT Pos dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pengadaan barang itu dimenangkan oleh PT Dataindo Infonet Prima.

Belakangan terungkap pengadaan barang itu dipenuhi patgulipat. Dari 1.725 alat yang dibeli, banyak yang tidak berfungsi serta tidak sesuai spesifikasi. Seperti tidak ada GPS hingga daya baterai berdaya tahan rendah.

Kejaksaan Agung yang mengendus kasus itu kemudian melacak dan menangkap sejumlah orang. Salah satunya Sukianti selaku sales manager PT Dataindo Infonet Prima.

Pada 26 Oktober 2015, PN Bandung menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Sukianti. Hukuman ini dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Bandung.

Pada 6 Maret 2017, majelis kasasi memperberat hukuman Sukianti menjadi 6 tahun penjara. Selain itu, Sukianto juga didenda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Sukianti tidak terima dan mengajukan peninjauan kembali (PK) dan dikabulkan.

"Menjatuhkan pidana kepada Terpidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pidana denda sebesar Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka kepada Terpidana dikenakan pidana pengganti berupa pidana kurungan selama 6 bulan," ujar majelis sebagaimana dilansir website MA, Kamis (14/11/2019).

Majelis menilai Sukianti tidak menikmati hasil korupsi itu. Uang Rp 9,4 miliar yang dikorupsi telah dikembalikan oleh Dirut PT Dataindo Infonet Prima, Effendy Christina yang diadili dalam perkara terpisah.

"Pengembalian uang tidak dapat menghapuskan kesalahan pidana," ujar majelis yang diketuai Syarifuddin dan beranggotakan Sri Murwahyuni dan M Askin.

Bagaimana dengan Effendy? Ia juga sama-sama dihukum 4 tahun penjara.




Tonton juga video Eks Anggota DPR Markus Nari Divonis 6 Tahun Penjara:

[Gambas:Video 20detik]




(asp/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com