Salim Segaf soal Pelukan: Kalau Sekarang Pemilu, Suara PKS Naik

Salim Segaf soal Pelukan: Kalau Sekarang Pemilu, Suara PKS Naik

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 16:30 WIB
Rakornas PKS (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Rakornas PKS (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menyinggung soal momen pelukan yang belakangan ini dilakukan sejumlah petinggi partai. Menurut Salim Segaf, jika momen pelukan itu terjadi di pemilu, suara partai akan naik.

Salim Segaf awalnya berbicara soal anggapan PKS tidak bakal lolos parlemen 2019. Namun, katanya, anggapan itu tidak terjadi dan PKS bersyukur bisa lolos ke parlemen.


"Kemenangan yang kita capai sekarang, pertama, bukan hal mudah mempertahankan kemenangan lebih sulit daripada meraih kemenangan. Tapi yang akan kita hadapi tak kalah, tambah lagi berat, apalagi kita nyatakan diri partai kita di luar pemerintahan, oposisi. Oposisi yang bermartabat konstruktif," ucap Salim Segaf di Rakornas PKS, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Salim Segaf lalu menyinggung soal momen pelukan. Seperti diketahui, pembicaraan soal pelukan ini ramai setelah Ketum NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman berangkulan, kemudian disoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada akhirnya, Jokowi merangkul Surya Paloh dan bersalaman dengan Sohibul Iman.

Momen-momen seperti ini, kata Salim Segaf, bakal menguntungkan partai andai sedang menjalani tahun pemilu.

"Masalah kader tidak begitu di media sosial, di media mainstream. Tapi kalau pelukan-pelukan, tadi dengan Pak Gubernur (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir) berpelukan juga. Itu saya yakin kalau ada pemilu sekarang naik suara kita itu. Di beberapa negara bisa dipercepat pemilunya itu. Kalau sistem presidensial tidak bisa dipercepat, kalau sistem parlementer bisa dipercepat, kalau ada peluang percepatlah, baru kita menang," kata dia disambut tawa peserta Rakornas PKS.


Salim Segaf menekankan pentingnya silaturahmi kebangsaan. Dia berpesan kepada para kader PKS agar melakukan itu.

Selain itu, Salim Segaf punya target untuk PKS pada 2024. Dia ingin kader PKS bisa menjadikan partai ini sebagai partai nomor 1 di Indonesia.

"Yang saya inginkan di 2024, insyaallah kader partai menang. Saya inginkan kita mampu meraih menjadi partai nomor 1 di negeri ini. Siap wujudkannya? Coba saya mau lihat semuanya. Berdiri. Siap dengan izin Allah jadikan PKS partai nomor 1 di negeri ini? Siap? Takbir, merdeka!" tegas Salim Segaf dijawab 'siap' oleh kader PKS.




Tonton juga video PKS: Kami Doakan yang Terbaik Untuk Partai Gelora:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/fjp)