detikNews
Kamis 14 November 2019, 15:36 WIB

Anies Dorong Transportasi Dipandang Sebagai Alat Rajut Persatuan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Anies Dorong Transportasi Dipandang Sebagai Alat Rajut Persatuan Foto: Anies di Rakornas PKS (Lisye/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membanggakan pencapaian Pemprov DKI di bidang transportasi umum selama 2 tahun dia menjabat. Bagi Anies, alat transportasi bukan sekadar alat pemindah badan.

Hal itu disampaikan Anies dalam sambutannya di Rakornas PKS. Awalnya, dia mengungkapkan bahwa jumlah pengguna transportasi di Jakarta melonjak dua kali lipat dalam kurun waktu dua tahun. Dia juga menyebut tingkat kemacetan di Jakarta menurun.

"Alhamdulillah Jakarta tahun ini menjadi satu dari tiga kota di dunia yang disebut sebagai kota dengan most improved public transport in the world, kota dengan perbaikan public transport terbaik di dunia," kata Anies di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).



Anies mengatakan tentu saja hal itu merupakan usaha banyak orang. Prinsip yang ingin ditegaskan Anies adalah bahwa sistem di Jakarta mengutamakan kesetaraan. Dari satu, dia berharap muncul nilai-nilai persatuan.

"Kami mendorong alat transportasi tidak dipandang sebagai alat pemindah badan. Alat transportasi dipandang sebagai alat untuk merajut perasaan persatuan," ucap Anies.

"Di kendaraan umum, kedudukan tidak menentukan tempat duduk. Di halte yang sama, di tempat yang sama, kita sering berbicara persatuan," sambungnya.



Anies juga bicara tentang kebhinekaan dan persatuan. Menurutnya, persatuan harus diusahakan.

"Kebhinekaan itu bawaan kita. Ada yang dari Sunda, ada yang Bugis, Minang, Jawa, itu latar belakang. Kebhinekaan itu fakta, tapi bersatu atau tidak itu adalah ikhtiar, hasil usaha. Itu salah satu yang diusahakan," ucap Anies.

Ajak Kader PKS Jalan Kaki

Dalam acara itu, Anies juga mengajak kader-kader PKS untuk berjalan kaki di Jakarta. Menurutnya, saat ini suasananya sudah berbeda.

"Saya menganjurkan kepada para pengurus dari mana-mana untuk sempatkan jalan kaki di Jakarta karena suasananya berbeda, kalau perlu jemput nanti jemput pakai bus," ujar Anies.

Anies mengatakan selama ini alat transportasi selalu diasosiasikan harus memiliki roda, padahal setiap orang punya kaki. Kini, dia membangun Jakarta yang ramah pejalan kaki.

"Sekarang kita bangun jalan untuk kaki yang sebanyak-banyaknya," ucapnya.


Simak Video "Anies Ajak Pegawai Pemprov Jadi Pahlawan Masalah Jakarta"

[Gambas:Video 20detik]


(imk/gbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com