detikNews
2019/11/14 14:51:00 WIB

Komisi III soal Anak Bupati Majalengka: Hukum Kita Jangan Tumpul ke Atas

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 1 dari 2
Komisi III soal Anak Bupati Majalengka: Hukum Kita Jangan Tumpul ke Atas Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka yang menembak kontraktor (Screenshot setda.majalengkakab.go.id)
Jakarta - Komisi III DPR RI meminta pihak Kepolisian bersikap profesional dalam menangani kasus penembakan anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, Irfan Nur Alam. Komisi III tidak ingin ada anggapan bahwa hukum Indonesia tumpul ke orang-orang yang berkuasa.

"Saya menilai ini adalah saatnya bagi institusi kepolisian untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa dalam hal penegakan hukum, polisi bersikap profesional dan tidak tebang pilih. Jangan sampai muncul anggapan bahwa hukum kita tumpul ke atas, tajam ke bawah," kata Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).

Irfan Nur Alam diketahui dilaporkan seorang kontraktor bernama Panji Pamungkasandi gegara menembak saat ditagih utang. Tembakan pistol Irfan mengenai telapak tangan Panji dan satu rekan Irfan bernama Handoyo.
Sahroni meminta pihak kepolisian menindaklanjuti secara cepat laporan perihal insiden penembakan yang dilakukan Irfan. Dia menekankan, jangan karena Irfan anak bupati penanganan kasusnya menjadi berlarut-larut.

"Jangan sampai karena yang bersangkutan ini anaknya tokoh tertentu, jadi muncul pandangan di masyarakat bahwa proses penindakannya bertele-tele. Mau anak siapapun di Republik ini, kalau melanggar hukum, ya polisi harus berani proses," tegasnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com