Komunikasi Efektif Jadi Kunci Sukses Pelayanan DPMPTSP DKI Jakarta

Komunikasi Efektif Jadi Kunci Sukses Pelayanan DPMPTSP DKI Jakarta

Yakob Arfin - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 12:00 WIB
Foto: DPMPTSP DKI Jakarta
Foto: DPMPTSP DKI Jakarta
Jakarta - Revolusi Industri 4.0 yang merupakan era hadirnya Artificial Intelligent (AI) dan Big Data telah mengubah cara individu berinteraksi dalam lingkungan sosial. Pada era ini, tantangan komunikasi menjadi hal yang tidak terhindarkan dan bahkan datang dari segala penjuru.

Demi menyiasati dan mengantisipasi hal tersebut diperlukan keandalan dalam penyampaian, pengembangan dan penyebaran segala bentuk komunikasi dan informasi secara internal maupun eksternal. Berangkat dari hal tersebut Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta menggelar Sosialisasi Penguatan Strategi Komunikasi Masyarakat Terpadu pada Pejabat Eselon III dan Pejabat Eselon IV di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.

"Di era masyarakat informasi dan komunikasi yang interaktif ini, memahami bagaimana komunikasi bekerja, baik kepada masyarakat maupun cara berhadapan dengan media, penting untuk dipahami oleh suatu organisasi," kata Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Agus Candra dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11/2019).

Lebih lanjut Benni menambahkan, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, yang memiliki mandat untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan perizinan maupun non perizinan di DKI Jakarta, tentunya akan sering berhubungan dengan masyarakat dan media. Banyak informasi yang dimiliki dan dibutuhkan oleh masyarakat yang harus disampaikan kepada publik.


Menciptakan dan membina hubungan baik dengan masyarakat dan media bagi DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta adalah tujuan dari komunikasi yang dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

"Bapak/Ibu yang berada di hadapan saya ini, para kepala unit PTSP, adalah ujung tombak komunikasi organisasi kita atau Pemprov. DKI Jakarta kepada masyarakat karena warga ibu kota langsung bertemu dengan Bapak/Ibu. Baik buruknya reputasi Pemprov DKI Jakarta maupun DPMPTSP sebagai penyelenggara pelayanan publik akan sangat tergantung dari bagaimana Bapak/Ibu bertindak dan berkomunikasi sebagai representasi dari Pemprov DKI Jakarta," ujar Benni dalam arahan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Strategi Komunikasi Masyarakat Terpadu DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.
Kepala DPMPTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra Kepala DPMPTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra Foto: DPMPTSP DKI Jakarta
Benni menambahkan, sebagai pemimpin harus memiliki kemauan untuk berkomunikasi dan menjadikan dirinya dapat dipahami orang lain. Kemampuan berkomunikasi yang efektif adalah hal yang selalu dimiliki oleh para pemimpin hebat dunia. Tanpa komunikasi, kepemimpinan akan menghadapi berbagai kendala.

"Seperti kata James Humes, mantan penulis naskah pidato Presiden Ronald Reagan, Seni berkomunikasi merupakan bahasa kepemimpinan," tutur Benni.

Komunikasi sebagai Kunci

Sementara itu, Kepala Bidang Pengaduan dan Komunikasi Masyarakat, Maryanta, menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi yang menghadirkan narasumber, CEO of Association Personality Development Asia Center, Indah Soekojto dan Ayu Suryo Prayogo tersebut untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam kemampuan berkomunikasi. Sehingga memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait persyaratan dan mekanisme perizinan.

"Kedua, untuk meningkatkan pemahaman mengenai saluran media baik media massa, media elektornik dan media sosial, juga meningkatkan pengetahuan dalam bidang komunikasi masyarakat guna menjalin hubungan yang baik dan berkesinambungan dengan media dan seluruh stakeholders," jelas Maryanta.

Adapun dasar hukum pelaksanaan dari kegiatan sosialisasi ini, lanjut Maryanta, di antaranya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang- undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik, dan lain sebagainya.

"Komunikasi sebagai kunci, untuk itu memelihara serta mengembangkan penyebaran informasi dan komunikasi yang terpadu dan terintegrasi dalam meningkatkan citra DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta sebagai perangkat daerah penjamin kualitas pelayanan publik yang prima di Jakarta, merupakan hal yang harus terus dilakukan oleh para Aparatur Sipil Negara," ujar Maryanta.

Ditemui dalam kesempatan yang sama salah satu pembicara yakni Indah Soekotjo mengatakan melalui pelatihan ini dirinya fokus pada penguatan sisi pelayanan kepada masyarakat dengan mulai meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

"Di sini saya memperkenalkan bahwa komunikasi yang efektif itu tidak sulit namun bukan hal yang sepele, komunikasi adalah hal penting dalam organisasi. Dari sisi pelayanan kepada masyarakat, Para Pejabat perlu menguasai teknik berkomunikasi baik verbal, visual dan vokal," ujar Indah.
Personal Trainer, Indah SoekotjoPersonal Trainer, Indah Soekotjo Foto: DPMPTSP DKI Jakarta
Indah menambahkan pemohon perizinan atau warga Ibu Kota tentu akan sangat memperhatikan petugas mulai dari ekspresi wajah saat melayani, kalimat yang diucapkan, nada suara bahkan penampilan dalam berbusana.

"Dalam komunikasi semua hal saling berkaitan baik di bidang perizinan, bidang hukum, sosial dan lain sebagainya. Harus jelas bentuk- bentuk komunikasi apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat baik secara tertulis maupun secara langsung," tutur wanita yang berprofesi sebagai Personal Trainer sekaligus Dosen Ilmu Komunikasi di berbagai universitas, tersebut

Senada dengan Indah, narasumber lainnya Ayu Suryo Prayogo mengapresiasi semangat dan antusias peserta dalam mempelajari ilmu komunikasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam sosialisasi ini, Ayu menerangkan bahwa metode yang digunakan hampir seluruhnya merupakan praktik dan sisanya teori.

Kemampuan peserta dalam berkomunikasi dikemas secara menarik melalui challenge seperti menggambar diri sendiri, memperagakan gerakan-gerakan yang berbasis pada signal atau tanda untuk menguji kekompakan dan kecepatan peserta dalam menerima informasi.

"Metode yang kami gunakan hampir 80% ini praktik dan sisanya teori. Karena sifatnya memang Experiential learning, jadi dari praktik itu pun dapat dipelajari filosofi dan konsep-konsep komunikasi. Perlu diketahui bahwa komunikasi itu sendiri seperti benang yang tidak terlihat antara Anda dengan orang lain, jadi sifatnya transparan namun kualitasnya sangat menentukan apakah yang Anda inginkan itu tersampaikan atau tidak," jelas Ayu.


Sebagai informasi, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai program komunikasi masyarakat terpadu dan terintegrasi demi mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi warga Jakarta.

Upaya tersebut telah membuahkan hasil yang cukup signifikan. Terbukti selama periode Januari sampai dengan Oktober 2019 tercatat sebanyak 1.289 berita positif terkait Inovasi, Capaian dan Kinerja DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta telah dimuat pada media cetak, televisi, radio dan media online. Serta berbagai publikasi lainnya kerap dilakukan baik melalui kegiatan komunikasi offline maupun komunikasi online.

Dalam dua tahun terakhir, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta telah meraih 14 penghargaan bergengsi yang diperoleh dari berbagai Kementerian/ Pemerintah Pusat, Lembaga Negara dan Lembaga Swasta yang kredibel di Indonesia. (akn/ega)