Round-Up

Jokowi Menolak Penindakan Tanpa Peringatan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 07:36 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)


Masih di tempat yang sama tetapi berbeda sesi, Mahfud Md sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) mengungkapkan soal pandangan Jokowi dalam penegakan hukum. Jokowi disebut Mahfud tahu tentang oknum-oknum penegak hukum yang membuat jalannya pemerintahan terhambat.

"Hambatan-hambatan terhadap laju pemerintah itu dihambat lembaga penegak hukum yang tidak profesional dan korup. Presiden tahu tadi di mana letaknya. Letaknya di aparat penegak hukum," kata Mahfud.

Mahfud mengaku saling bertukar cerita dengan Jokowi tentang persekongkolan di tubuh penegak hukum. Namun Mahfud tidak menyebut rinci di mana.




"Banyak juga saya sudah bercerita dengan presiden, banyak sekali kasus yang sudah jelas masalah hukumnya tapi nggak jalan karena ada yang blokir. Blokirnya kolutif lagi. Ini bermain dengan ini. Ini bermain dengan ini," imbuh Mahfud.

Selain itu Mahfud menyebut Jokowi tahu tentang siapa-siapa saja oknum beking aparat penegak hukum. Untuk itu Mahfud diminta Jokowi membereskan persoalan ini.

"Pak Presiden juga bilang hukum harus menyentuh beking ini. Kalau saudara mau menghukum pakai pasal sekian-sekian semua bisa kok, membebaskan ini pasal sekian. Tapi siapa bekingnya? Inilah Presiden katakan ini negara harus diatur di sini," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3