Wakapolda Sumut Besuk Polisi Korban Luka Bom Bunuh Diri Medan

Wakapolda Sumut Besuk Polisi Korban Luka Bom Bunuh Diri Medan

Ahmad Arfah Lubis - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 22:34 WIB
Foto: Ahmad Arfah Lubis/detikcom
Foto: Ahmad Arfah Lubis/detikcom
Medan -

Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengunjungi korban luka akibat bom bunuh diri. Mardiaz menjenguk para korban yang dirawat di RS Bhayangkara, Medan, Sumut.

Dari pantauan detikcom, Mardiaz datang ke RS Bhayangkara sekitar pukul 21.40 WIB, Selasa (13/11/2019). Mardiaz didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja.

Mardiaz membesuk Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Abdul Mutolib. Abdul terluka di lengan bagian kanan.

Dia kemudian menjenguk Kompol Sarponi (Kasubbag Bin Ops Bag Ops Polrestabes Medan) yang mengalami luka pada bagian kaki serta Aipda Deni Hamdani (personel Provost Polrestabes Medan) yang mengalami luka pada bagian tangan.

Kemudian Bripka Juli Chandra (personel Provost Polrestabes Medan) yang mengalami luka pada bagian telinga, Richard Purba (PHL Bag Ops Polrestabes Medan) yang mengalami luka di bagian wajah dan tangan sebelah kiri dan warga bernama Ihsan Muliadi Siregar yang mengalami luka pada bagian paha atas sebelah kiri.

Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution, tewas. Enam orang--empat di antaranya polisi--jadi korban luka.

Pelaku, yang menggunakan atribut ojek online dan mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan. Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan. Saat itu, polisi meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ranselnya, namun tak ditemukan benda mencurigakan sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.

Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.



(fdn/fdn)