Ketua Komisi I: Arab Saudi Cekal Habib Rizieq Terkait Visa

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 19:16 WIB
Meutya Hafid (Tsarina/detikcom)

Komisi I diketahui sempat membahas perihal pencekalan Habib Rizieq dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dalam rapat kerja yang digelar kemarin. Meutya menyebut dalam rapat tersebut Menlu tak menjelaskan secara spesifik mengenai penyebab pencekalan Habib Rizieq.

"Tidak secara spesifik (bahas penyebab pencekalan), karena di Arab Saudi kita punya banyak sekali tenaga kerja kita yang juga saat ini bermasalah dan harus juga dipikirkan," ucapnya.

Meskipun demikian, Meutya memastikan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan untuk Habib Rizieq.

"Ya pasti (beri perlindungan). Setiap warga negara akan diupayakan dilindungi kalau misalnya itu memang dari Arab Saudi, kan menurut penyampaian Menko Polhukam seperti itu," terang Meutya.

Habib Rizieq yang kini berada di Saudi sebelumnya mengungkap alasannya tidak pulang ke Indonesia. Dia menunjukkan dokumen yang disebutnya surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi.



"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ujar Habib Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV, Minggu (10/11).

Habib Rizieq mengatakan surat yang dipegangnya merupakan bukti nyata dirinya dicekal oleh Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia. Menurutnya, pemerintah Saudi siap mencabut pencekalan itu jika ada jaminan dari pemerintah Indonesia.
Halaman

(zak/haf)