detikNews
Rabu 13 November 2019, 19:16 WIB

KPK Tahan Komisaris PT WAE Tersangka Kasus Pajak Dealer Jaguar-Bentley

Ibnu Hariyanto - detikNews
KPK Tahan Komisaris PT WAE Tersangka Kasus Pajak Dealer Jaguar-Bentley KPK menahan Komisaris PT WAE Darwin Maspolim tersangka kasus dugaan suap terkait pajak dealer mobil mewah. /Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom
Jakarta - KPK menahan Komisaris PT WAE Darwin Maspolim tersangka kasus dugaan suap terkait pajak dealer mobil mewah. Darwin ditahan selama 20 hari ke depan.

Pantauan detikcom Darwin keluar gedung KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 19.03 WIB. Ia terlihat memakai rompi tahanan dengan tangan diborgol.

Ia tak berkomentar apa pun terkait penahanannya itu. Ia hanya terdiam sembari berjalan ke mobil tahanan.




"Hari ini KPK melakukan penahanan terhadap tersangka DM (Darwin Maspolim), pihak dari PT WAE dalam kasus TPK (tindak pidana korupsi) suap terkait dengan pemeriksaan atas restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 dan 2016," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Darwin ditahan di Rumah Tahanan KPK K4. Darwin ditahab untuk 20 hari pertama terhitung mulai 13 November sampai 2 Desember 2019.


 KPK menahan Komisaris PT WAE Darwin Maspolim tersangka kasus dugaan suap terkait pajak dealer mobil mewah. KPK menahan Komisaris PT WAE Darwin Maspolim tersangka kasus dugaan suap terkait pajak dealer mobil mewah. Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom


Dalam kasus ini KPK menetapkan 5 orang tersangka. Berikut identitas kelima tersangka tersebut:

Tersangka pemberi:
1. Darwin Maspolim, Komisaris Utama PT WAE (sebelum 2017) dan Komisaris PT WAE (sejak 2017)

Tersangka penerima:
1. Yul Dirga, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, Kanwil Jakarta Khusus, Penyidik Pegawai Negeri Sipil
2. Hadi Sutrisno, Supervisor Tim Pemeriksa Pajak PT WAE di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga
3. Jumari, Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE
4. M Naim Fahmi, Anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE

"Tersangka DM, pemilik saham PT WAE, diduga memberi suap sebesar Rp 1,8 miliar untuk YD, HS, JU, dan MNF agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp 5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp 2,7 miliar," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

Dia mengatakan PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis dealer hingga servis berbagai merek mobil. Merek mobil yang dimaksud yakni Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda.

"PT WAE merupakan perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) yang menjalankan bisnis sebagai dealer dan pengelola layanan sales, services, spare part, dan body paint untuk mobil merek Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda," papar Saut.


Simak juga video "Dirut PTPN X Diperiksa KPK, Ditanya Soal Tupoksi di Perusahaan"

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com