detikNews
2019/11/13 19:02:45 WIB

Bicara Era Disrupsi, Menag: Konten Radikal Mudah Diikuti Tanpa Konsultasi

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bicara Era Disrupsi, Menag: Konten Radikal Mudah Diikuti Tanpa Konsultasi Menag Facrul Razi (Foto: Jefrie/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi bicara mengenai disrupsi di era industri 4.0 dan tantangan keagamaan bangsa Indonesia. Menurut Fachrul, konten radikal kini lebih mudah diikuti tanpa adanya konsultasi keagamaan.

Pernyataan itu disampaikan Fachrul dalam Dialog Deradikalisasi dan Peluncuran Aplikasi dengan tema 'Pemberdayaan Ekonomi Mantan Narapidana Terorisme Melalui Aplikasi E-commerce Localgov' yang diselenggarakan Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia di Gedung IASTH Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019). Fachrul mulanya bicara mengenai ketergantungan warga akan gadget.

"Lalu ada kah keterkaitan era disrupsi dengan kondisi keagamaan kita. Jelas ada. Era disrupsi meniscayakan keahlian media sosial secara daring atau online. Kita lihat di setiap tempat dan setiap waktu, kelompok muda dan tua, dengan handphone dan tangan mereka asik bermedsos," ujar Fachrul.



Berdasarkan indeks desiminasi media sosial BNPT, sebesar 39,89 orang Indonesia yang menggunakan medsos mencari dan menyebarkan konten tentang agama. Data di atas menunjukkan bahwa hampir setengah masyarakat Indonesia memakai media sosial untuk berinteraksi termasuk persoalan agama.

Menurut Fachrul, internet kini seakan menjadi otoritas agama yang menjadi pilihan alternatif masyarakat. Kondisi ini berbeda dengan generasi sebelumnya.

"Mereka memang masih terbiasa mempersoalkan sesuatu tentang apa yang baik dan tidak baik dengan otoritas yang agama yang ada. Tetapi jika tidak terpenuhi, mereka mencari otoritas yang lain yang diperoleh secara online. Yang kemudian terjadi mereka lebih mandiri dan tidak fokus pada otoritas agama institusional dan lokal tertentu, tapi dengan otoritas agama yang lain global dan transnasional," ujar dia.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com