detikNews
2019/11/13 18:23:21 WIB

KPK Tertibkan Aset Tanah-Bangunan di Papua Senilai Rp 1,3 Triliun

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
KPK Tertibkan Aset Tanah-Bangunan di Papua Senilai Rp 1,3 Triliun Febri Diansyah. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK melakukan safari pencegahan korupsi di Provinsi Papua. Hasilnya, KPK menemukan berbagai permasalahan aset, tanah hingga kendaraan dinas.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan KPK mendorong percepatan proses sertifikasi terhadap 1.678 bidang tanah yang diajukan oleh pemkot/pemkab se-Papua ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Febri menambahkan KPK juga menemukan 63 aset tanah dan 643 kendaraan dinas masing dikuasai mantan pejabat hingga pihak ketiga.

"Selain itu, tercatat 67 aset berupa tanah dan bangunan, serta 643 kendaraan dinas yang masih dikuasai oleh pihak ketiga, pensiunan, dan mantan pejabat lainnya," kata Febri kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

Hal tersebut ditemukan saat KPK melalukan rangkaian kegiatan monitoring supervisi (monev) pencegahan berkala di Provinsi Papua sejak Senin hingga akhir pekan nanti.



Febri berharap permasalahan itu segera diselesaikan. KPK merekomendasikan penyelesaian masalah itu dengan mekanisme surat kuasa khusus (SKK).

"KPK merekomendasikan penyelesaian permasalahan aset tersebut melalui mekanisme penerbitan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada masing-masing Kejaksaan Negeri," ucap Febri.

Selain itu, KPK juga memfasilitasi seluruh pemkot/pemkab di Provinsi Papua melakukan rekonsiliasi aset terkait pendanaan, personel, prasarana dan dokumen (P3D). Total aset yang berhasil ditertibkan senilai Rp 1,3 triliun.

"Tercatat aset berupa tanah dan bangunan senilai total Rp 1,3 triliun berhasil ditertibkan dan dilakukan pencatatan ulang sehubungan dengan beralihnya kewenangan dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi," ujar Febri.





Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com