Tukar Uang Cash Rp 23 M Wiranto, Bambang 100 Minggu Bolak-balik Singapura

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 14:53 WIB
Foto: Bambang Sujagad Susanto (ist.)
Foto: Bambang Sujagad Susanto (ist.)

Lalu apa versi Wiranto? Melalui kuasa hukumnya, Adi Warman, ia menyatakan uang itu adalah uang pribadi Wiranto.

"Jadi itu sumber uang, uang pribadi, uang Pak Wiranto klien kami. Saya tegaskan itu tidak ada uang partai, itu uang pribadi," kata Adi Warman.

Adi menjelaskan, uang Rp 23 miliar itu hendak disetor Wiranto ke rekening pribadinya, namun melalui perantara Bambang Sujagad. Saat penyerahan uang itu, ada kesepakatan antara Wiranto dan Bambang untuk tidak boleh memakai uang itu tanpa sepengetahuan Wiranto.

"Jadi uang itu dititip ke Pak Bambang untuk disetorkan ke bank, dititip untuk disetor ke bank, dan di situ sepakat kedua-keduanya dilarang Pak Bambang pakai uang tersebut tanpa seizin Pak Wiranto. Apabila Pak Wiranto memerlukan, ya, boleh diambil kembali, nah faktanya saat Pak Wiranto minta, itu Pak Bambang nggak ngasih," kata Adi menjelaskan.

Dia mengatakan Wiranto sudah beberapa kali mencoba menagih ke Bambang. Namun selalu ada alasan Bambang untuk menghindar.

"Faktanya waktu klien kami minta secara, baik banyak sekali alasan, alasannya sudah digunakan untuk usaha," ucapnya.

Dalam gugatannya, Wiranto meminta uang dikembalikan utuh plus bunga dan kerugian. Selain itu, Wiranto juga meminta uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 5 juta per hari apabila tidak melaksanakan putusan pengadilan. Total mencapai Rp 44,9 miliar.
Halaman

(asp/aan)