Round-Up

Teka-teki Kasus yang Diadukan Jokowi ke KPK

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 20:30 WIB
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)


Mendengar apa yang disampaikan Mahfud, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengaku belum tahu secara spesifik kasus besar apa yang dimaksud Mahfud. Syarif mempersilakan Mahfud untuk ke KPK membicarakan hal itu.

"Dari apa yang disampaikan Menko Polhukam di salah satu acara yang terbuka untuk umum kemarin kita belum mengetahui kasus apa yang dimaksud. Tapi silakan datang ke KPK jika memang ada yang perlu diketahui penanganannya," kata Syarif kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

"Karena data-data pelaporan, termasuk informasi siapa pelapor menurut perundang-undangan harus dirahasiakan," imbuhnya.

Meski begitu Syarif menyebut bila di KPK ada kasus besar yang mendapatkan perhatian khusus dari Jokowi. "Sejauh ini memang ada dua kasus yang menjadi concern Presiden dan sejumlah pihak sudah kami tangani," kata Syarif.


Syarif menyebutkan 2 kasus yang disoroti khusus Jokowi yaitu kasus korupsi terkait pembelian Helikopter Augusta-Westland (AW) 101 dan kasus Petral atau Pertamina Energy Service Ltd (PES). Dua kasus itu disebut Syarif memiliki karakteristik sendiri dalam penanganannya.

"Kasus pembelian Heli AW-101. Penanganan kasus ini perlu kerja sama yang kuat antara KPK dan POM TNI," ucap Syarif.

"Kasus PES/Petral, perkara ini sedang dalam proses penyidikan oleh KPK. Satu orang tersangka telah ditetapkan. Dalam perkara ini, kami membutuhkan penelusuran bukti lintas negara sehingga perlu kerja sama internasional yang kuat," imbuh Syarif.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3