Tak Hanya di JPO, Pemprov DKI Larang Skuter Listrik di Trotoar dan CFD

Tak Hanya di JPO, Pemprov DKI Larang Skuter Listrik di Trotoar dan CFD

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 18:20 WIB
Foto: Skuter listrik rusak JPO (Instagram Dinas Bina Marga DKI)
Foto: Skuter listrik rusak JPO (Instagram Dinas Bina Marga DKI)
Jakarta - Pemprov DKI mengambil sikap setelah skuter listrik ramai dipakai di jalan protokol Jakarta. Kini, skuter listrik dilarang beroperasi di jembatan penyeberangan orang (JPO), trotoar, ataupun saat car free day (CFD).

Dishub DKI telah bertemu dengan pihak Grab selaku operator skuter listrik GrabWheels yang disewakan di sekitar Jalan Sudirman, Senin (11/11/2019). Itu karena banyak pengguna skuter listrik terekam CCTV sedang melintas di JPO Sudirman.

"Kemarin siang kami sudah membahas hal ini dengan Grab, mereka akan pasang alat di JPO yang berfungsi menonaktifkan e-scooter saat di JPO," kata Kadishub DKI Syafrin Liputo saat dimintai konfirmasi, Selasa (12/11).


Sejumlah titik persewaan skuter listrik memang terletak di sekitar Jalan Sudirman. Tak hanya di JPO, Dishub DKI juga melarang skuter listrik beroperasi di lokasi lain.

"Kami juga sudah sampaikan bahwa e-scooter dilarang beroperasi di area HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor-CFD), trotoar dan JPO," tegas Syafrin.


Sebelumnya diberitakan, foto-foto kerusakan JPO akibat dilintasi skuter listrik diunggah di akun Instagram Dinas Bina Marga DKI. Lapisan lantai dari kayu tampak terkelupas dan bekas ban terlihat jelas.

Tak Hanya di JPO, Pemprov DKI Larang Skuter Listrik di Trotoar dan CFDSkuter listrik rusak JPO (Instagram/@binamargadki)

Dinas Bina Marga lalu memberi peringatan lewat Instagram. Peringatan itu juga diunggah ulang oleh Dishub DKI.

"Halo warga jakarta,,, Untuk pengguna skateboard, scooterlistrik (grabwheels). Mohon untuk tidak menggunakan alat-alat tersebut pada JPO Sudirman (JPO Bunderan senayan, GBK dan Polda metro). Selain mengganggu pengguna JPO yang lain, juga dapat merusak sarana JPO tersebut. Mari bijak dalam menggunakan fasilitas umum, kita gunakan dan jaga bersama."



Simak juga video "DPRD DKI Pertanyakan Anggaran Trotoar Capai Rp 1,2 Triliun" :

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/imk)