Siswa SD di Pamulang Dihantui Broadcast 'Ambil Ginjal', Polisi Turun Tangan

Siswa SD di Pamulang Dihantui Broadcast 'Ambil Ginjal', Polisi Turun Tangan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 17:39 WIB
Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan (Guruh Nuary/detikcom)
Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan (Guruh Nuary/detikcom)
Tangerang Selatan - Para murid SD Negeri 02 Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, dihebohkan broadcast di WhatsApp mengenai cerita aksi teror seorang pria tidak dikenal. Pelaku mengancam akan mengambil ginjal anak sekolah.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdi Irawan mengaku menerima pesan berantai serupa sejak beberapa hari yang lalu. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari pihak korban.

"Kami baru terima broadcast seperti itu, tapi belum tahu kebenarannya. Saya akan kirim anggota untuk mengecek," kata AKBP Ferdi saat dihubungi detikcom, Selasa (12/11/2019).




Ferdi mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait kejadian itu. Ia pun meminta warga melapor bila merasa dirugikan oleh adanya teror itu.

"Kalau di kita belum ada laporan, tetapi kalau memang ada yang merasa menjadi korban dipersilakan untuk melapor," imbuh Ferdi.

Lebih lanjut, Ferdi mengimbau masyarakat tidak cemas akan adanya teror itu. Namun di sisi lain, masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap modus-modus kejahatan.

Informasi tersebut menyebar di media sosial. Disebutkan bahwa ada seorang pria pengemudi ojek online yang tiba-tiba menghampiri salah satu siswi SDN 02 Bambu Apus dan meminta ginjal.

Halaman

(mei/fjp)