detikNews
Selasa 12 November 2019, 16:10 WIB

Kodam Selidiki Kematian Serda Gea Saat Tarung Derajat

Budi Warsito - detikNews
Kodam Selidiki Kematian Serda Gea Saat Tarung Derajat Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi (tiga dari kiri) didampingi Kakesdam I/BB Kolonel dr. Sutan Bangun dan Kakumdam I/BB Kolonel Chk Takdir Nugraha saat memberikan keterangan, Selasa (12/11/2019). (Budi Warsito/detikcom)
Medan - Kodam I/Bukit Barisan menyelidiki kasus kematian Serda Iman Berkat Gea saat latihan bela diri tarung derajat. Serda Gea tertendang di bagian dada lalu jatuh dengan kepala terbentur.

"Saya dapat perintah dari Kodam untuk mengusut permasalahan ini. Tentunya kami mengambil langkah di antaranya mengambil langkah penyelidikan dan penyidikan," ujar Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) I/BB, Kolonel Chk Takdir Nugraha, dalam jumpa pers di Makodam I/BB, Jl Gatot Subroto, Medan, Selasa (12/11/2019).

Takdir mengatakan sejumlah orang sudah dimintai keterangan. Sedang ditelusuri ada-tidaknya kesalahan prosedur terkait latihan bela diri tarung derajat.


"Apabila dalam penyelidikan tersebut ditemukan fakta bahwa telah terjadi kelalaian dalam penyelenggaraan latihan atau kesalahan prosedur, maka proses tersebut nanti akan kami tingkatkan ke penyidikan," tegas dia.

Sementara itu, Kepala Kesehatan Kodam I/BB Kolonel dr Sutan Bangun mengatakan jenazah Serda Gea disuntikkan formalin sebelum dibawa pulang ke kampung halaman di Nias.

"Untuk jenazah yang dibutuhkan beberapa hari untuk dimakamkan dilakukan pengawetan. Upaya pengawetan dengan menyuntikkan formalin ke pembuluh vena besar yang ada di leher jenazah Serda IBG. Penyuntikan formalin di leher, agar formalin di pembuluh darah vena besar bisa menyebar ke seluruh tubuh," terang Sutan Bangun.

Sebelumnya, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi mengatakan Serda Berkat Gea mengikuti latihan tarung derajat di Markas Kompi B Yonif 122 TS, Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Sumut pada Senin (4/11).

"Serda IBG mengalami tendangan di dada kiri oleh sparing partnernya dalam bela diri tarung derajat. Kemudian ia jatuh, kepalanya kemudian terbentur," kata Zeni.
(fdn/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +