detikNews
Selasa 12 November 2019, 12:23 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Suap Impor Bawang Putih Dhamantra

Yulida Medistiara - detikNews
Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Suap Impor Bawang Putih Dhamantra Foto: Yulida M-detikcom/ Hakim tunggal Krisnugroho menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan anggota DPR I Nyoman Dhamantra
Jakarta - Hakim tunggal Krisnugroho menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan anggota DPR I Nyoman Dhamantra. Hakim menyatakan status tersangka Dhamantra terkait kasus suap impor bawang putih, sah.

"Mengadili dalam pokok perkara menolak permohonan praperadilan yang diajukan pemohon untuk seluruhnya," kata Krisnugroho, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Hakim menilai penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan terhadap Dhamantra sudah sesuai prosedur. Hakim menilai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Dhamantra sudah sesuai prosedur karena KPK sebelum melakukan tangkap tangan dan menetapkan tersangka sudah berdasarkan bukti permulaan yang cukup.




Selain itu OTT yang dilakukan terhadap Dhamantra merupakan pengembangan dari OTT yang dilakukan sehari sebelumnya. Hakim mengatakan sebelum melakukan tangkap tangan, KPK sudah mengumpulkan bukti-bukti berupa keterangan saksi dan bukti elektronik sehingga proses penyelidikan, penetapan tersangka, penyidikan dan penahanannya dinyatakan sah.

"Menimbang penangkapan penetapan pemohon sebagai tersangka sudah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian pengadilan menyatakan penangkapan dan penetapan tersangka dan penahanan pada diri pemohon adalah sah," sambungnya.

Sementara itu pemohon dalam permohonannya mendalilkan KPK sudah memiliki wewenang SP3 atau menerbitkan surat pemberhentian penyidikan. Namun Hakim menolak permohonan itu dengan menilai dalil tersebut hanya lah alasan pemohon.

"Menimbang pemohon dalam permohonannya mendalilkan SP3 telah diatur di UU KPK yang telah disahkan DPR menurut pengadilan hanyalah sebuah kalimat argumentasi saja dan tidak mendukung terhadap permohonan pokok praperadilan pemohon. Maka kalimat tersebut akan dikesampingkan," kata Krisnugroho.

Sebelumnya I Nyoman Dhamantra meminta status tersangkanya dalam kasus suap impor bawang putih dinyatakan tidak sah. Sebab ia menilai penangkapan, penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan pada hari yang sama dianggap tidak sah.

Diketahui di kasus dugaan suap impor bawang putih ini, ada enam orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka, yaitu:

1. CSU alias Afung (Chandry Suanda) pemilik PT Cahaya Sakti Agro
2. DDW (Doddy Wahyudi) swasta
3. ZFK (Zulfikar) swasta

Tersangka penerima:

a. INY (I Nyoman Dhamantra) Anggota DPR 2014-2019
b. MBS (Mirawati Basri) orang kepercayaan INY
c. ELV (Elviyanto) swasta.
(yld/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com