Pelukan Erat Jokowi-Paloh Disebut Clinch, NasDem: Itu Menyesatkan!

Pelukan Erat Jokowi-Paloh Disebut Clinch, NasDem: Itu Menyesatkan!

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 08:51 WIB
Surya Paloh dan Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Kepresidenan)
Surya Paloh dan Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Kepresidenan)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh telah berpelukan erat tadi malam. Namun ada persepsi menyatakan pelukan itu ibarat clinch dalam tinju. Politikus Partai NasDem membantah keras persepsi itu.

"Narasi rangkul-pukul, narasi curiga, itu menyesatkan! Masa mau seperti Belanda, devide et impera? Kapan kita mau maju?" kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumatra 2 Partai NasDem, Willy Aditya, kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).



Kata Willy, rangkulan erat Jokowi-Paloh semalam adalah rangkulan yang tulus. Itu bukan seperti clinch dalam tinju yang bakal disusul serangan selanjutnya, atau rangkul-pukul.

"Rangkulan tadi adalah sangat spontan dan luar biasa. Tadi juga banyak yang teriak: Jokowi! Jokowi! Itu nuansanya seperti (paduan suara) Bohemian Rhapsody. Itu semua spontanitas," kata Willy.



Dia mengimbau semua pihak agar mengutamakan kepercayaan tingkat tinggi. Itu adalah modal sosial yang penting bagi kemajuan negara. Soal nuansa kecurigaan akibat isu 'politik pelukan' belakangan ini, Willy menyebut itu sebagai candaan sahabat saja, sebagaimana yang dijelaskan Jokowi.
Selanjutnya
Halaman
1 2