Pelukan Erat Jokowi-Paloh Disebut Clinch, NasDem: Itu Menyesatkan!

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 08:51 WIB
Surya Paloh dan Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Kepresidenan)
Surya Paloh dan Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Kepresidenan)

Dalam Bahasa Jawa, candaan atau 'nyek-nyekan' dalam 'gojekan' seperti itu hanya bisa dilakukan oleh dua orang yang sudah sangat akrab. Nyek-nyekan seperti itu tak akan mungkin dilakukan bila dua orang hanya sebatas kenal atau teman biasa.

"Kalau satu sama lain sudah bisa nyek-nyekan, maka itu sudah di atas rata-rata, bukan hanya sebatas akrab, tapi lebih dari akrab," kata Willy yang pernah bersekolah di UGM Yogyakarta ini.



Sebelumnya, Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun, menjelaskan pelukan erat Jokowi-Paloh semalam adalah ibarat clinch dalam tinju. Rico menilai persaingan yang sehat belum berakhir. Tujuan NasDem yang dipimpin Paloh adalah Pemilu 2024. NasDem berani karena punya bekal lonjakan tambahan 23 kursi di parlemen, terbanyak di antara partai lain.

"Surya Paloh dan Jokowi berpelukan semalam itu seperti semacam clinch dalam tinju. Kemudian, mereka melihat momen selanjutnya," kata Rico Marbun kepada wartawan.


Simak Video "Kali Ini Megawati Salaman dengan Surya Paloh"

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(dnu/gbr)